Ini Alasan TBC Diklaim Infeksi Paling Mematikan

  • Bagikan
FOTO ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Setiap tahun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung memperingati Hari Tuberkulosis Dunia (TBC) pada 24 Maret. Hal itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi dari TBC yang menghancurkan, dan untuk meningkatkan upaya mengakhiri epidemi TBC global.

Demikian dikutip dari akun Instagram dinkesprovlampung, Minggu (24/3).


Tanggal tersebut menandai hari pada tahun 1882 ketika dr. Robert Koch mengumumkan bahwa dia telah menemukan bakteri penyebab TB, yang membuka jalan menuju diagnosa dan penyembuhan penyakit ini.

TBC tetap menjadi pembunuh infeksi paling mematikan di dunia. Setiap hari, hampir 4.500 orang kehilangan nyawa karena TBC dan hampir 30.000 orang jatuh sakit dengan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini.

Baca Juga:   SPPN VII Susun Draft Perjanjian Kerja Bersama Periode 2022-2023

Upaya global untuk memerangi TBC telah menyelamatkan sekitar 54 juta jiwa sejak tahun 2000 dan mengurangi angka kematian TBC sebesar 42%. Untuk mempercepat respons TBC di negara-negara, guna mencapai target, Kepala Negara berkumpul dan membuat komitmen kuat untuk mengakhiri TBC pada Pertemuan Tingkat Tinggi PBB pertama kalinya pada September 2018. (sur) 




  • Bagikan