”Ini Bantuan dari Orang Yang Lewat”

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pasca tsunami di pesisir Lampung Selatan, warga mulai membersihkan rumahnya dari puing-puing reruntuhan. Tidak sedikit yang bertahan dengan mendirikan posko.

Seperti di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa. Pantauan Radarlampung.co.id, ada dua posko yang didirikan warga. Begitu juga di Desa Waymuli Induk.


Di Posko Dusun 01 Waymuli Induk, ada sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan dan lainnya.

Haerudin (48), salah seorang tokoh masyarakat di Dusun 01 Waymuli Induk mengatakan, belum menerima bantuan dari pemerintah. “Ini bantuan dari orang yang lewat aja. Kayak tadi, ada rombongan dari sejumlah bank ngasih bantuan dua dus nasi bungkus. Kalau dari pemerintah belum ada,” katanya ditemui di posko, Senin (24/12).

Baca Juga:   BPBD Lampura, Waspadai Tiga Jenis Bencana Alam Ini

Kepala Dusun 01 Rafiudin membenarkan pernyataan Haerudin. Dia mengatakan, pihaknya yang berinisiatif mengambil bantuan berupa nasi bungkus ke dapur umum yang ada di Desa Waymuli Timur.

“Katanya disuruh didata berapa warganya, untuk bantuan nasi bungkus. Makanya saya ke sana mau ambil,” katanya.

Untuk dapur umum didusunnya belum berdiri. Di wilayah itu, ada 111 kepala keluarga dari 197 kepala keluarga yang terdampak tsunami. Bencana itu merusak 58 unit rumah.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan Dulkahar mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada yang kelaparan. Sebab seluruh makanan sudah disebar. ”Mekanismenya, memang perwakilan aparat desa yang datang untuk mendata dan mengambil nasi bungkus untuk warganya ke dapur umum,” sebut dia. Saat ini, ada delapan titik dapur umum yang berad di dua kecamatan. (nca/ais)

Baca Juga:   BPBD Lampura, Waspadai Tiga Jenis Bencana Alam Ini

 




  • Bagikan