Ini Daftar Ritel Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu, Subsidi Berlangsung Hingga Enam Bulan


Ini Daftar Ritel Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu, Subsidi Berlangsung Hingga Enam Bulan
Kepala Disdag Kota Bandarlampung Wilson dan jajaran saat memantau ritel yang menjual minyak goreng di Transmart, Lampung, Kamis (20/1). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung melakukan monitoring penerapan satu harga minyak goreng di toko ritel yang ada di Kota Tapis Berseri, pada Kamis (20/1).

Terpantau, rombongan yang di pimpin Kepala Disdag Kota Bandarlampung Wilson Faisol melakukan memantauan ke Transmart dan Indogrosir, serta toko ritel lainnya yang tergabung kedalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).





Dimana, pemerintah pusat telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng Rp 14 ribu/liter. Subsidi tersebut akan berlangsung selama enam bulan kedepan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan.

Wilson Faisol Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung mengatakan, sesuai arahan pimpinan dan kebijakan pusat terkait penetapan HET minyak goreng Rp 14 ribu/liter diseluruh Indonesia, pihaknya melakukan monitoring ke toko ritel yang tergabung didalam APRINDO.

Baca Juga:   Cabuli Anak Didiknya, Oknum Guru Divonis 5 Tahun dan Denda Rp1 Miliar

Saat ini, kata Wilson minyak goreng HET Rp 14 ribu/liter dapat dibeli masyarakat di toko ritel yang tergabung di APRINDO. Untuk di Kota Tapis Berseri toko ritel tersebut, yaitu Indomaret, Alfamart, Super Indo, Indogrosir, Transmart dan Ramayana.

“Jadi masyarakat yang ingin membeli minyak goreng HET Rp 14 ribu/liter dapat datang ke ritel-ritel tersebut. Karena kebijakan tersebut baru berlaku untuk ritel yang tergabung di APRINDO, diluar itu belum menerapkan HET Rp 14 ribu/liter,” ujarnya saat ditemui di Transmart, Kamis (20/1).

Dari hasil pantauan sejak kamarin, menurutnya hampir 99 persen ritel yang tergabung pada APRINDO di Kota Bandarlampung telah menerapkannya. Begitu juga dengan stok minyak goreng masih stabil dan akan dilakukan order kembali jika ketersedian telah menipis.

Baca Juga:   Meski Telah Kembalikan Kerugian Negara, Pansus Tetap Beri Catatan

“Pemantauan kami aman, mungkin hari pertama kemarin kurang sosialisasi. Sehingga masyarakat berbondong-bondong beli minyak makan,” ungkapnya.

Untuk itu mantan kepala BPKAD Kota Bandarlampung meminta masyarakat Bandarlampung tetap tenang. Sebab, kebijakan HET minyak goreng tersebut berlaku selama enam bulan dan stok tersedia.

Ia pun meminta kepada ritel untuk memperketat pengawasan dalam proses pembelian minyak goreng HET ini. Dimana, satu orang maksimal membeli dua liter. “Kita minta kepada ritel dilakukan pengetatan, memantau, mengendikan, dan menginformasikan ke masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga menghimbau kepada pengusaha ritel untuk tidak menyimpan stok minyak yang ada. Sebab, terdapat temuan ada salah satu minimarket yang masih menyimpan stok minyak gorengnya.

“Terkait hal tersebut kita tegur, kalau masih saja melakukan akan kita laporkan ke pusat. Himbauan dan pantauan akan terus kita lakukan. Jadi tolong kepada pengusaha ritel jangan menyembunyikan stok minyaknya,” ungkapnya.

Baca Juga:   Heboh, Kijang Innova Terbakar di Gerbang Tol Itera Kota Baru Lampung Selatan

Sementara, Ari Sales Manager Transmart Lampung mengatakan, dalam penerapan HET minyak goreng ini pihaknya melakukan pengawasan yang ketat untuk mencegah terjadinya pemanfaatan oleh oknum yang mencari keuntungan.

“Ya kita terapkan khusus untuk dewasa. Terkadang customer pinter akal-akalan mereka bolak balik atau dengan mengajak anggota keluarganya kita lakukan pengetatan pengawasan bersama anak-anak PKL dan juga petugas keamanan,” ujarnya.

Semua merk dagang minyak goreng kemasan satu liter dan dua liter, kata Ari dijual dengan harga yang sama Rp 14 ribu/liter, satu orang dibatasi membeli dua liter minyak. “Stok kita tinggal yang dipajang saja. Antusias masyarakat lumayan,” tuturnya. (pip/wdi)