Ini Dia, Modus Dua Tersangka Lecehkan Santriwati..

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kapolres Lampung Timur AKBP Yudi Candra Erlianto menjelaskan, modus yang dilakukan dua tersangka pelecehan seksual  terhadap enam santriwati di Pondok Pesantren di Lamtim dengan cara berpura-pura mengobati kesurupan.

Kedua tersangka merupakan pemilik ponpes yakni M dan anak kandungnya yakni N. “Pelaku tersebut melecehkan dengan modus pura-pura mengobati kesurupan. Lalu meminta korban untuk memijit kedua pelaku. Diduga dari situ melakukan pelecehan seksual,” ujarnya kepada radarlampung.co.id,  Minggu (28/1).

Lanjut Yudi, pihaknya masih melakukan pengembangan apakah modus itu telah lama dilakukan sehingga ada kemungkinan korban lebih dari enam.

“Kedua pelaku dengan modus mengobati kesurupan, pelaku juga minta d pijitin dan kemudian ada yang d raba dan dicium. Apakah modus seperti ini sudah lama atau belum, karena ada kemungkinan lebih dari enam korban. Jadi kami masih kembangkan lagi mungkin ada korban-korban lain,” jelasnya.

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi

Ia menambahkan, kemarin pihaknya telah gelar perkara untuk mempertimbangkan agar tidak terjadi kenapa-kenapa kepada pelaku. Karena menurutnya, keluarga korban marah dan pihaknya telah meminta kepada keluarga korban untuk menyerahkan kasus ini ke Mapolres Lamtim.

“Dari kasus tersebut kami sementara mengamankan narang bukti pakaian dari para santri. Untuk keduanya kami kenakan Pasal 82 Jo. Pasal 76E UUD No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UUD Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ujarnya. (adm/gus)




  • Bagikan