Ini Dua Pendekatan Entaskan Kemiskinan di Lambar

  • Bagikan
PAROSIL MABSUS
PAROSIL MABSUS

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten  Lampung Barat terus berkomitmen mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut. Ini sejalan dengan pitu program perioritas periode 2017-2022.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, pengentasan kemiskinan dilakukan dengan dua pendekatan. Yakni mengurangi beban pengeluaran bagi masyarakat miskin. Antara lain melalui program Semua Bisa Melanjutkan Sekolah.


”Dalam program tersebut, diberikan bantuan berupa beasiswa kedokteran di perguruan tinggi negeri, beasiswa bagi siswa-siswi berprestasi dan bantuan seragam sekolah,” kata Parosil Mabsus, Senin (11/3). Untuk progam ini, dialokasikan anggaran sebesar Rp79,62 miliar lebih dalam APBD 2019.

Kemudian, program pelayanan masyarakat sehat. Di antaranya ambulans dan klinik hebat serta jaminan kesehatan penduduk miskin di luar kuota, dengan dukungan anggaran Rp81,4 miliar lebih.

”Selanjutnya program peningkatan iman dan taqwa dengan kegiatan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 292 unit melalui APBD Lambar 2019,” paparnya.

Pakcik—sapaan akrab Parosil Mabsus melanjutkan, pendekatan kedua dalam upaya mengentaskan kemiskinan dilakukan melalui peningkatan pendapatan rumah tangga penduduk miskin. Yakni program mensejahterakan petani, dengan kegiatan bantuan kelompok usaha bersama (KUBE), intensifikasi tanaman kopi, dan pengembangan lumbung pangan masyarakat.

”Dengan berbagai program  maka kita berkomitmen untuk  terus berupaya melakukan pengentasan kemiskinan di kabupaten ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, angka kemiskinan di Lampung Barat pada 2018 mencapai 13,54 persen atau sekitar 40.620 jiwa. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 14,32 persen atau 42.710 jiwa. (nop/ais) 

 




  • Bagikan