Ini Empat Kriteria Warga Dinonaktifkan Sebagai Penerima JKN KIS

  • Bagikan
FOTO PROMKES.KEMKES.GO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Sosial (Dissos) Tanggamus menyatakan ada puluhan ribu warga kabupaten itu yang dinonaktifkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN KIS.

Kepala Dissos Tanggamus Zulfadli mengatakan, ada 42.662 peserta JKN KIS yang dinonaktifkan oleh pusat. Mereka masuk daftar dinonaktifkan berdasar empat kriteria.


Karena meninggal dunia, pindah segmen, data ganda dan nomor induk kependudukan tidak ditemukan.

“Iya, betul. Di Tanggamus ada sekitar 42.662 orang yang di nonaktifkan sebagai peserta JKN KIS. Hal ini sudah kita tindaklanjuti dengan sosialisasi ke kecamatan dan diteruskan oleh tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) ke pekon-pekon,” kata Zulfadli, Senin (11/10).

Dilanjutkan Zulfadli, JKN KIS yang dinonaktifkan oleh pemerintah pusat bisa kembali diaktifkan dengan sejumlah  ketentuan.

Baca Juga:   Dugaan Ilegal Logging di Register 39, KPH Periksa Dua Penggarap

Seperti data di Disdukcapil sudah aktif, ada ID basis data terpadu (BDT) dan bukti berobat yang menunjukkan memang memerlukan layanan kesehatan.

Setelah itu, ke Dissos meminta rekomendasi dan barulah ke BPJS untuk diaktifkan. “Bagi mereka yang memerlukan layanan kesehatan, bisa diaktifkan kembali. Selambat-lambatnya enam bulan sejak keputusan penonaktifannya dan saat ini sudah banyak warga yang mengurus untuk proses pengaktifan kembali,” ungkapnya.




  • Bagikan