Ini Firasat Keluarga Suparlan Sebelum Kecelakaan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Berbagai firasat yang dialami keluarga korban dari kecelakaan maut di tanjakan Tarahan (dekat pos tarahan), Lampung Selatan, pada Kamis (22/3) lalu.

Salah satunya Apri (26) yang merupakan adik kandung Suparlan korban kecelakaan saat menaiki mobil pickup Suzuki Carry bernomor polisi G 1841 LE.

Sebelum kakaknya mengalami kecelakaan maut, Apri mempunyai firasat bahwa kakaknya mengatakan badannya sakit saat menelfon dirinya.

“Dia (korban) nelfon saya, katanya badannya sakit dan rasanya berat sekali kerja. Kebetulan dia kerja sama penjual martabak dan roti bakar,” katanya kepada radarlampung.co.id di ruangan Bougenvil RSUAM, Sabtu (24/3).

Sedikit menjelaskan, Apri mengatakan, saat sebelum kejadian kakaknya tersebut ingin mengantarkan pesanan roti bakar sebanyak 50 porsi. Saat itu kebetulan Azhari, penjual nasi goreng mendapatkan pesanan nasi goreng juga sebanyak 70 porsi.

Baca Juga:   Bandarlampung Pertahankan Penghargaan KLA Kategori Madya

“Mereka tujuan mengantarkan ke Pembangkit ListriK Tenaga Uap (PLTU) Tarahan. Karena searah, jadi mereka dua mengantarkan roti dan nasi goreng,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, peristiwa tersebut juga terjadi setelah keduanya bongkar muatan di PLTU. Entah mengapa, usai bongkar tiba-tiba keduanya langsung menuju Tarahan.

“Pas dari situ mereka kecelakaan. Saya juga tidak tahu kenapa mereka terus pergi ke Tarahan,” tuturnya. (adm/ang)




  • Bagikan