Mesuji  

Ini Jumlah Desa yang Masuk Daftar Locus Anak Stunting


RADARLAMPUNG.CO.ID – Dalam upaya mendukung percepatan dan penanggulangan lambatnya pertumbuhan bayi akibat terindikasi Stunting sejak lahir, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mesuji melakukan penyuluhan di 15 desa di Mesuji masuk Locus daftar stunting.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mesuji, Indar Sulistiyanti mengatakan, pihaknya berupaya penuh melakukan bimbingan ke desa-desa dengan membentuk tim penyuluh Posyandu dan PKK dilapangan.





“Ini untuk memantau perkembangan anak setiap bulannya, perlunya bimbingan, dan peran kami sebagai pendukung keluarga untuk anak-anaknya mengalami kelainan stunting,” Ungkap Indar, Rabu (26/1).

Menurutnya, ada 15 desa di Mesuji yang masuk Locus Stanting yakni Kecamatan Way Serdang Desa Labuhan Baru, Tri Tunggal Jaya, dan Labuhan Batin, Kecamatan Rawa Jitu Utara Desa Sungai Sidang, dan Sidang Muara Jaya.

Baca Juga:   Launching Gerakan Pendidikan Kesetaraan Nonformal berbasis Desa, Begini Pesan Bupati Mesuji

Selanjutnya, Kecamatan Panca Jaya Desa Adi Karya Mulya, Kecamatan Mesuji Desa Nipah Kuning, Tanjung Serayan, Suka Maju, Wiralaga 1, dan Wiralaga 2, Kecamatan Mesuji Timur Desa Talang Batu, Kecamatan Tanjung Raya Desa Tanjung Sari, Tanjung Harapan dan Mekar Jaya.

“Percepatan dan penanggulangan usia bayi terlahir dengan gizi kurang ini, diukur melalui ukuran panjang tubuh tidak sampai 48 sentimeter, dan berat badan tidak sampai 2,5 kilogram. Bayi yang terlahir normal akan tetapi tumbuh dengan kekurangan asupan gizi sehingga menjadi stunting,” Bebernya.

Selain itu, Stunting ini disebabkan karena tidak mendapat asupan ASI dengan baik, asupan makanannya tidak cukup, pola hidup yang kurang sehat seperti kebersihan lingkungan, dan tidak layaknya tempat tinggal.

Baca Juga:   Dinas Ketahanan Pangan Mesuji akan Bangun Empat Gudang Penyimpanan Padi

“Maka dari itu, perlunya menyiapkan kesehatan yang prima sebelum melangkah ke jenjang pernikahan,” Ucapnya.

Indar berharap kepada seluruh masyarakat Mesuji untuk mencegah lahirnya bayi-bayi stunting di dalam keluarga.

“Caranya, mereka harus menyiapkan betul remaja putri yang akan menikah harus sehat dan Ibu-ibu yang akan menambah lagi anaknya harus sehat juga,” Pungkasnya. (muk/yud)