Ini Kronologi Dua Pemuda yang Terlibat Duel

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi duel dua pemuda yang viral usai terekam kamera amatir warga, kini tengah dalam penyelidikan Polsekta Tanjungkarang Timur (Tkt). Peristiwa itu diketahui terjadi di jl. Pangeran Antasari, Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandarlampung, Sabtu (29/5).

Belakangan diketahui, identitas kedua pemuda tersebuy yakni FD (16), warga Antasari, Kalibalau yang diketahui merupakan seorang pengamen, serta AD (21), warga Sukabumi, Bandarlampung yang berprofesi sebagai supir mobil galon.

Tya, salah seorang keluarga FD mengatakan, saat ini adik mereka masih dirawat di rumah sakit lantaran mengalami lima luka tusuk di tubuhnya. Dia juga mengaku baru sempat membuat laporan kepolisi lantaran masih sibuk mengurus pengobatan FD.

Baca Juga:   Polisi Cari Pelaku Pengrusakan

“Keponakan saya (FD, red) yang ditusuk sekarang masih kritis di rumah sakit. Kami lagi fokus mengurusi (pengobatan) keponakan saya karena dia juga ngalami banyak luka tusukan,” katanya.

Menurut dia, selain mengalami luka tusuk, FD juga sempat menjadi korban pemukulan oleh orang tidak dikenal. “Saya ada foto (pelaku pemukulan, red) ini mau kami laporkan juga,” kata dia.

Dia juga mengatakan, keponakannya selama ini memang menjadi pengamen untuk mencari biaya makan dan uang jajan.

Ditanya tentang kronologis kejadian, Tya mengaku, berdasarkan pengakuan FD saat itu dia dan sejumlah temannya berniat untuk menumpang kendaraan yang dikemudikan AD.

“Jadi ponakan saya dan teman-temannya itu mau nebeng ke arah RS Imanuel. Tapi karena tidak dikasih, kemudian mungkin adalah salah satu temannya yang ngomong kasar,” katanya.

Baca Juga:   Mantan Pejabat Pemprov Lampung Ditahan Kejati Lampung

Hal tersebut lantas menyulut pertikaian antara keduanya. Akibat kejadian tersebut, FD dan AD yang saling balas tusuk harus dilarikan ke rumah sakit, lantaran menderita sejumlah luka tusukan.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungkarang Timur (Tkt), Kompol Dony Aryanto menjelaskan, saat ini kedua pemuda tersebut masih dirawat di rumah sakit.

Dony juga membenarkan jika pertikaian antara keduanya terjadi lantaran FD saat itu berniat untuk menumpang mobil galon yang dikendarai AD. Namun, AD menolak untuk memberikan tumpangan.

“Saat AD turun dari mobil, disitu mulai terjadi cekcok mulut yang berujung saling tusuk,” kata dia.

Dia menjelaskan, awalnya FD menyerang dan menusuk AD. Namun AD sempat melakukan perlawanan dan berhasil merebut senjata tajam dari tangan FD. AD kemudian membalas serangan dan menusukan senjata tajam tersebut ke tubuh FD beberapa kali.

Baca Juga:   Mantan Bupati Lamteng Sampaikan Pledoi, Berharap Dapat Keadilan

Dia juga membenarkan, jika keluar FD saat ini sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjungkarang Timur. “Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan berupaya menjadi senjata tajam yang digunakan keduanya saat bertikai,” tandasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan