Ini Makna Hari Sumpah Pemuda dari Pandangan Dandim 0410/KBL

  • Bagikan
Dandim 0410/KBL Kolonel Romas Herlandes. FOTO PENDIM 0410/KBL FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dandim 0410/KBL Kolonel Romas Herlandes menyebut, perbedaan suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia merupakan anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Perbedaan tersebut justru menjadi alat pemersatu bangsa Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Romas usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Makorem 043/Garuda Hitam, Senin (28/10). Menurutnya, peringatan tahun ini harus dimaknai dengan persatuan.

“Keanekaragaman ini merupakan anugerah terbesar yang diberikan kepada bangsa kita. Jadi kita harus menggunakan potensi yang ada untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia agar lebih baik kedepannya,” ujar Dandim.

Pria kelahiran Telukbetung ini pun mengajak para pemuda untuk kembali ke masa lalu. Melihat bagaimana para pemuda Indonesia saat itu berjuang merebut kemerdekaan dari tangan besi penjajah. Jejak-jejak para pahlawan harus diteladani dan ditiru agar Indonesia semakin kuat.

Baca Juga:   Catat, Bagi Pegawai Berpotensi Terima BSU Siapkan Rekening Bank Himbara

“Pada tahun 1928, bangsa Indonesia dijajah hampir 350 tahun dengan kita bersifat kedaerahan, berdiri masing-masing untuk mencapai tujuan nasional itu. Akhirnya para pemuda saat itu sadar, mereka bersatu karena hanya dengan persatuanlah Indonesia bisa merdeka hingga saat ini,” ungkapnya.

Romas -sapaan akrabnya- mengajak para pemuda Indonesia khususnya Kota Bandarlampung untuk bersatu dan pandai memaknai perbedaan. Sebab, perbedaan itulah yang membuat bangsa ini besar.

Perbedaan itu bukan membuat semakin terpuruk, tapi harus membuat Indonesia semakin maju. Sesuai target, pada tahun 2045 Indonesia diharapkan menjadi negara nomor satu di dunia.

“Saya mengajak agar kita meneladani jejak-jejak para pahlawan, kita isi pembangunan sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas yang kita miliki. Jangan sampai perbedaan membuat kita lemah dan terpecah belah, tetapi itu menjadi bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuat, solid sehingga tujuan nasional bangsa yang adil dan makmur bisa teruwujud. Semoga ke depan Indonesia bisa lebih maju, maju, dan maju lagi,” tandas Dandim. (rls/ang/sur)




  • Bagikan