Ini Pengakuan Sopir Fuso Maut yang Tabrak Nashrullah Haqiyuddin

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kecelakan lalu lintas yang menewaskan salah satu Redaktur Tribun Lampung Nashrullah Haqiyuddin (33) di dekat Bundaran Hajimena, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat (8/6) disebabkan, korban menabrak bagian belakang mobil fuso BE 9094 AP yang membuat korban terjatuh.

Sopir Fuso, Ali Udin (40) warga Jalan Laksamana Malahayati, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandarlampung mengaku, dirinya tidak menyangka jika ada pengendara sepeda motor yang menabrak bagian belakang mobil yang dikemudikannya meninggal dunia.

“Saya tahu ada motor yang nabrak bagian belakang mobil. Tetapi saya kira itu biasa saja nggak bakal kejadian seperti ini. Saya baru tahu kalau korban meninggal,” ujarnya, saat ditemui di Mapolsek Natar, Jumat (8/6).

Baca Juga:   Pengusaha Asal Aceh Bantu Rp2 T untuk Penanganan Covid-19 di Sumsel

Ali menceritakan, truk dan sepeda motor dari arah Panjang, Bandarlampung hendak menuju ke sebuah gudang semen yang terletak di Hajimena, Natar.

“Dari Panjang mau ke Hajimena antar semen 12 karung jumbo. Disitu kan jalannya menanjak, jadi mobil agak ngadat terus nggak ada lampu belakangnya. Tiba-tiba ada motor nabrak gitu,” jelasnya.

Dia menambahkan, usai kecelakaan tersebut, dirinya terus melaju mengemudi mobilnya menuju ke arah gudang tanpa menggubris sepeda motor yang menabraknya.

“Saya tahu kalau ada kecelakaan. Waktu saya lihat lokasi sudah ramai orang. Lalu saya minta satpam sini mengantarkan saya ke rumah bos saya di Telukbetung,” pungkasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan