Ini Penjelasan Kapolres Way Kanan Soal Tahanan Wafat Reaktif Covid-19

  • Bagikan
ilustrasi/foto dok timesofindia.indiatimes.com

RADARLAMPUNG.CO.ID-Salah satu tahanan Polres Way Kanan wafat. Tahanan yang wafat itu adalah Hermansyah (51) warga Kecamatan Pakuon Ratu Waykanan. Dia ditahan dalam kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur. Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung membenarkan informasi tersebut.

“ Tersangka ditahan sejak tanggal 25 Juni 2021 yang lalu dan dititipkan di Rutan Polres Way Kanan sejak tanggal 29 Juni 2021, Berdasarkan hasil swab antigen hari Kamis tanngal 8 Juli 2021 yang lalu hasilnya reaktif, dan pada pukul 04.00 WIB kamis tersangka dicek masih sehat dan tida terjadi apa apa, akan tetapi sekira jam 05.20 WIB, tersangka telah meninggal dunia,” jelas Binsar.

Setelah itu pihaknya langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan Satgas Covid setempat dan memberitahukan pihak keluarga. Petugas juga memastikan pemakaman dilaksanakan dengan protokol covid-19 dan melakukan penyemprotan disinfektan ruang tahanan dan mapolres.

Baca Juga:   Turut Berduka, Nakes di Tuba Wafat Terkonfirmasi Covid-19

“Hasil test Antigen kemarin itu kan ada 4 orang tahanan kita yang reaktif. Dan Alhamdulillah yang tiga orang kondisinya dalam keadaan baik-baik saja, akan tetapi dengan kejadian ini kami akan lebih berhati hati lagi, “ imbuh Binsar .

Terpisah Kepala Kampung Gunung Waras Syamsudin menyatakan kalau Almarhum Hermansyah mungkin bukan orang Gunung Waras Asli , melainkan hanya berdomisili saja. Karena statusnya yang tinggal di Mess Bedeng kontraktor Div 2 PT. PSMI Kampung Gunung Waras Kecamatan Pakuon Ratu.

“Kalau setahu saya tidak ada warga saya yang sekarang ini ditahan di Mapolres Way Kanan. Apalagi dalam kasus pencabulan. Namun karena alamatnya di Mess PT PSMI mungkin ia pendatang yang berdomisili karena bekerja di PT,PSMI yang kebetulan ada di Kampung Gunung Waras. Dan Alhamdulilah semua warga kami di Gunung Waras sehat tidak ada yang terkena covid, dan semoga Covid tidak mampir di kampung kami ini,” tegas Syamsudin. (sah/wdi)




  • Bagikan