Ini Penjelasan KKP Terkait 19 ABK Kapal Asal India Sandar di Pelabuhan Panjang

  • Bagikan
ilustrasi dok eurowildlife.org

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang, telah melakukan penanganan terhadap 19 orang Warga Negara Asing (WNA) dengan riwayat perjalanan dari India. Kepala KKP Kelas II Panjang Marjuned menjelaskan, belasan orang WNA yang terdiri dari negara Thailand, Filipina, Tiongkok itu telah dilakukan rapid tes antigen.

“Kapal yang berasal dari India itu baru dua kali datang dan bersandar di Pelabuhan Panjang. Tetapi kru atau anak buah kapal (ABK) itu bukan warga negara India. Tapi datang dari India,” katanya, Senin (10/5).

Menurutnya, para ABK yang menggunakan bendera Panama itu berasal dari Pelabuhan Tutucorin India. “Mereka datang sekitar 10 hari yang lalu. Dan dari peraturan kami kapal yang datang baik langsung maupun tidak langsung akan dilakukan pemeriksaan swab antigen. Itu sudah dilakukan,” kata dia.

Baca Juga:   Mantan Istri Andika Kangen Band Dituntut 15 Bulan Penjara

Usai dilakukan swab antigen, diketahui bahwa semuanya negatif Covid-19. Lalu para ABK tersebut dibolehkan untuk melakukan bongkar muat kapal. “Setelah itu baru mereka pergi lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kepala Kantor Syahbanbdar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Panjang Bandarlampung, Yefri Meidison mengatakan, ketika para awak kapal itu datang ke Lampung, semuanya tidak diperbolehkan untuk turun dari kapal. “Semua juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh KKP Panjang. Dan juga diawasi oleh tim gugus tugas,” ungkapnya. (ang/wdi)



  • Bagikan