Ini Penjelasan Polda Lampung Soal Belum Ada Tersangka Kasus Jalan Ir. Sutami

  • Bagikan
Petugas saat menunjukkan barang bukti uang Rp 10 miliar hasil dugaan korupsi saat ekpose di Mapolda Lampung, Senin (12/4). Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung berhasil menyita uang Rp 10 miliar dari PT Usahan Remaja Mandiri (URM). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – RADARLAMPUNG.CO.ID – Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menyita uang Rp10 miliar. Penyitaan itu terkait kasus dugaan korupsi kegiatan pengerjaan kontruksi preservasi rekontruksi Jl. Ir Sutami-Sribahwono-SP Sribahwono.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung Kombes Pol Mesron Simboro menjelaskan, penyitaan barang bukti ini dari perusahaan PT Usaha Remaja Mandiri (USM). Yang mengerjakan nilai pagu proyek sebesar Rp147 miliaran. “Dengan total 60 kilometer,” katanya, Senin (12/4).

Mesron -sapaan akrabnya- menambahkan, pada pekerjaan jalan itu tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Yang menyebabkan kerugian negara.

“Awal penyelidikan kami lakukan pada tanggal 6 Oktober 2020. Penyelidikan memakan waktu selama 4 bulan. Dilakukan penyidikan dengan diterbitkan dua laporan polisi,” kata dia.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

Mesron Simboro menjelaskan, dalam perkara ini juga, pihaknya belum menetapkan tersangka. Namun kata Mesron -sapaan akrabnya- dalam waktu dekat pihaknya akan menetapkan beberapa tersangka.

“Tentunya melalui prosedur dan mekanisme yang sudah diatur. Itu kenapa sampai 2 bulan kami belum menetapkan. Untuk nama-nama tersangka sudah ada di kantong kita. Dan menunggu yang tepat untuk melakukan gelar perkara,” katanya.

Selain itu, ada beberapa pertimbangan kenapa mereka belum menetapkan tersangka. Salah satunya, pihaknya akan mengumpulkan semua barang bukti. “Untuk melakukan gelar penetapan (tersangka), ya mungkin beberapa pekan ini,” kata dia.

Ditanya berapa orang yang nanti akan ditetapkan tersangka, Mesron menambahkan mungkin lebih dari 1 tersangka. “Karena kan dilihat tadi ada 4 Laporan Pengaduan (LP). Satu LP saja bisa lebih dari satu,” bebernya.

Baca Juga:   Curi 10 Tabung Gas, Pria Ini Diamankan Polisi

Selain itu, untuk pencekalan para tersangka sendiri pihaknya belum lakukan. Dengan menilai beberapa pertimbangan. “Seperti kalau mereka pergi ke luar negeri dan kita cekal, otomatis mereka (tersangka) ini tidak akan bisa masuk ke Indonesia,” ucapnya.

Namun, pihaknya menilai para tersangka ini tidak akan melakukan perbuatan melarikan diri. “Hal ini dikarenakan anak dan istrinya pun hartanya masih ada di Indonesia. Bahkan apabila kita mengacu pada aset recovery kerugian negara maka ada baiknya semua aset tadi kita sita,” ungkapnya. (ang/wdi)




  • Bagikan