Ini Pentingnya FKUB Hadir Dalam Proses Pembangunan

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode 2019-2024 di aula Hotel 21 Gisting, Selasa (24/9). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode 2019-2024 di aula Hotel 21 Gisting, Selasa (24/9). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Keberadaan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) sangat penting bagi lancarnya pembangunan. Sebab jika suatu daerah tidak kondusif, kegiatan yang sudah diprogramkan tidak akan terlaksana.

Hal ini disampaikan Bupati Tanggamus Dewi Handajani di sela pengukuhan pengurus FKUB periode 2019-2024 di Aula Hotel 21, Gisting, Selasa (24/9). Menurut dia, terpeliharanya kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu dari 55 Aksi Asik yang menjadi program unggulan bupati-wakil bupati.


“Kerukunan umat beragama adalah sesuatu yang tidak bisa dikesampingkan. Dengan kerukunan, situasi dapat kondusif. Ini yang menjadi modal penting untuk lancarnya pembangunan. FKUB juga diharapkan dapat memberi masukan kepada pemkab,” kata Dewi.

Dilanjutkan, perbedaan hendaknya dijadikan sebagai suatu kekuatan. Bukan menjadi jurang pemisah. “Walaupun berbeda-beda, tapi kita harus satu. Bersatu dalam keberagaman. Berbeda harusnya dijadikan kekuatan sehingga menjadi kabupaten yang sesuai visi misi kami, yakni tangguh, agamis, mandiri, unggul dan sejahtera,” kata Bunda—sapaan akrab Dewi Handajani.

Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Tanggamus yang juga Ketua FKUB Ajpani Majid mengatakan, selain pengukuhan FKUB, juga dilaksanakan dialog dengan narasumber yang memang berkompeten dibidangnya.

”Tujuan kegiatan ini sebagai wujud eksistensi FKUB dalam peranan keharmonisan hubungan antarumat beragama dan kerukunan bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya. (ral/ehl/ais)




  • Bagikan