Ini Penyebab Belasan Anggota Ditsabhara Alami Kecelakaan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Antasari, Kediaman, Bandarlampung, yang ditumpangi oleh 15 anggota Ditsabhara Polda Lampung diduga ingin membantu rekannya yang sedang berkelahi disalah satu cafe di wilayah Sukarame, Bandarlampung.

Namun, Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol belum dapat menjelaskan terkait dugaan adanya perkelahian anggotanya tersebut.

“Ya nanti kami cek lagi dan dipelajari dulu kasusnya, tapi sekarang mereka sedang di periksa oleh Propam Polda Lampung,” ujar Wakapolda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol, Senin, (2/7).

Jika 14 orang anggota tersebut terbukti bersalah, lanjut Yoyol, maka akan diberikan sanksi. “Jelas mereka akan diberikan sanksi adminitrasi dan kode etik, tapi kami cek dulu, karena saat ini masih dalam pemeriksaan,” paparnya.

Baca Juga:   Angin Puting Beliung Hantam Panjang

Dirinya pun belum mengetahui, apakah belasan anggotanya tersebut habis melaksanakan tugas di kantor Bawaslu dan KPU Provinsi Lampung atau tidak. Ia juga tidak membenarkan habis melaksanakan pengamanan naik mobil dengan kapasitas sebanyak itu.

“Ya benar ada pengamanan di Bawaslu dan KPU. Tapi, saya tidak tahu apakah mereka ini habis lakukan pengamanan atau tidak dan tidak dibenarkan habis ngpam naik mobil dengan kapasitas sebanyak itu, kan sudah disediakan bus,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, penjagaan di Kantor KPU dan Bawaslu Provinsi Lampung dilaksanakan sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB

“Kami juga menyiapkan cadangan untuk ngepam kalau terjadi apa-apa yang cadangankan sudah siap, kan sudah jelas arahan dari Kapolda untuk menambah kekuatan beberapa cadangan,” pungkasnya.

Baca Juga:   Hamdalah, Lampung Kembali Terima Vaksin Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung melakukan pemeriksaan terhadap 14 anggota Dit Shabara Polda Lampung terkait kecelakaan tunggal yang menewaskan Bripda M. Tio Fahmi. (ndi).




  • Bagikan