Ini Strategi Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Tantangan yang dihadapi (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM pada masa pandemi Covid-19, yakni menurunnya pendapatan.

Hal ini, karena para pembeli tidak banyak melakukan aktivitas di luar dan produk marning kurang menjangkau pasar luar kota, sehingga sulit mencari modal pinjaman dan melakukan kegiatan promosi menjadi terhambat.



Atas dasar tersebut, PKM Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Membantu UMKM Marning untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya dengan memberi pengetahuan tentang digital marketing menggunakan aplikasi e-commerce dan sosial media.

“Ini untuk membantu mempromosikan produk-produk marning khas Mesuji Timur, sehingga penggunaan aplikasi e-commerce dan sosial media dapat menjadi solusi untuk promosi yang murah dan mudah guna meningkatkan penjualan produk marning,” Ungkap Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ahmad Ari Aldino, Sabtu (15/1).

Dia menjelaskan, kegiatan PKM Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, dilaksanakan di Desa Margojadi Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji. Kegiatan ini, merupakan bentuk dukungan Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera dalam pencapaian Tridharma dosen, khususnya pengabdian yang di kemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat skema desa binaan.

Baca Juga:   Universitas Teknokrat Indonesia Tandatangani PKS dengan Badan Bahasa

“Kegiatan PKM di Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji ini, dilaksanakan pada Sabtu (27/11/2021) dan dihadiri pelaku UMKM marning yang berjumlah 15 orang,” Ujarnya.

Adapun tim PKM UTI yang diterjunkan pada kegiatan tersebut, sambung Ahmad Ari Aldino, merupakan kolaborasi dari dua program studi. Dimana Ketua tim pengabdian, adalah Dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Lulud Oktaviani, M.Pd.

Kemudian, ada juga dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan beberapa dosen seperti Suaidah, M.Kom., dan Jupriyadi, M.T. dari program studi Informatika.

“Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia juga terlibat dalam kegiatan pengabdian desa binaan. Terdiri dari dua prodi yaitu dua orang mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris bernama Yuni Tri Lestari dan Nabila Arra Putriani serta satu orang mahasiswa dari Program Studi S1 Informatika yakni Deo Mardianto,” Bebernya.

Baca Juga:   Bunda Eva Beri Penghargaan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia

Menurutnya, Tujuan dari Kolaborasi PKM Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia ini, untuk saling mendukung bidang keilmuan masing-masing, sehingga dampak kegiatan ini akan semakin luas.

“Dalam kegiatan PKM ini dilaksanakan pelatihan digital marketing yang merupakan kegiatan lanjutan dari pelatihan packaging dan labelling yang dilakukan di hari sebelumnya,” Katanya.

Ahmad Ari Aldino, S.Si., M.Si. menambahkan, dosen dan mahasiswa yang diturunkan pada setiap pengabdian kepada masyarakat adalah mahasiswa yang terbaik. Sebab, sebelum turun ke masyarakat, semua dibekali pengetahuan dan informasi yang memadai terkait situasi dan kondisi di lokasi tempat PKM. Hal ini agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan PKM.

“Pelaku usaha harus dapat melihat peluang untuk marketing, karena makin banyaknya orang yang berjualan melalui e-commerce dan sosial media sehingga dibutuhkan strategi-strategi khusus untuk mempromosikan produk nya ke pasar yang lebih luas,” Ucapnya.

Baca Juga:   UTI Tanda Tangani PKS Dengan Badan Bahasa

Sementara, Perwakilan dari Pelaku Usaha Marning dalam pelatihan digital marketing, Suparlan, mengucapkan terima kasih kepada tim PKM UTI. Sebab, kegiatan digital marketing ini sangat membantu untuk melakukan promosi yang lebih luas lagi dan dapat menghasilkan untung yang lebih banyak.

“Terima kasih kepada Tim UTI, mudah-mudahan warga dapat lebih makmur lagi,” ujar Suparlan.

Terpisah, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM menjelaskan, desa binaan adalah salah satu program unggulan Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Dengan pengabdian ini, dosen dan mahasiswa dapat berbuat nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Khususnya memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan terkait penerapan dan pemanfaatan suatu teknologi.

“Kegiatan ini cukup baik, karena untuk menunjang penjualan supaya mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” Pungkasnya. (Rls/yud)






  • Bagikan