Inilah Cara Himbio FMIPA Unila Peringati PKSDA XXII

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pekan Konservasi Sumber Daya Alam (PKSDA) XXII Himpunan Mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (Himbio FMIPA Unila) diresmikan hari ini, Senin (7/5).

Kegiatan yang berpusat di Pelataran Fakultas MIPA Unila ini mengusung tema Konservasi Badak Sumatera. Pelaksanaan secara simbolis diawali dengan pemukulan gong disertai pelepasan badak dari kurungan.

Sekretaris Jurusan Biologi M. Kanedi  mengatakan tema yang diusung dilatar belakangi dengan pemahaman bahwa konservasi bukan sekadar menjaga lingkungan, tidak buang sampah sembarangan, tapi juga menyadari bahwa ada satwa yang harus dilindungi, Hal itu yang ingin pihaknya tanamkan melalui kegiatan PKSDA tahun ini.

Selanjutnya dari Ketua Pelaksana Bagus Susilo Putra menambahkan, saat ini keberadaan Badak Sumatera sudah memprihatinkan. Yayasan Badak Indonesia (YABI) menyebutkan, jumlah Badak Sumatera sudah di bawah 100 ekor.

Baca Juga:   Rektor UTI Pandu Diskusi Forum Rektor Indonesia

“Kalau gajah masih mudah ditemukan, tapi kalau badak sudah sangat sulit,” terangnya.

Menurutnya meski baru diresmikan hari ini namun rangkaian acara telah berlangsung sejak Sabtu (5/5) lalu.

Berbagai rangkaian kegiatan yang sudah digelar antara lain aksi lingkungan yakni dengan mengunjungi kandang Badak Sumatera di Taman Nasional Waykambas dan menanam pakan badak berupa pohon nangka pada Sabtu dan Minggu.

Selanjutnya Pameran Koservasi Badak yang berlangsung mulai hari ini hingga (13/5) mendatang. Himbio pada pelaksanaan pameran ini menggandeng beberapa pihak di antaranya, Taman Nasional Waykambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Yayasan Badak Indonesia (YABI), Wildlife Conservation Society (WCS), WWF dan International Animal Rescue Indonesia.

Baca Juga:   UTI Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Se-Sumbagsel

Pameran Koservasi Badak juga diselingi penyelenggaraan Olimpiade Biologi SMA se-Lampung yang akan dihelat Rabu (9/5). Dalam kompestisi ini, juara olimpiade berkesempatan mendapatkan trofi dan uang pembinaan.

Lanjut Bagus, nantinya pada Kamis (10/5) akan diadakan seminar bertajuk Konservasi Badak Sumatera, Mengapa Harus Kita. Seminar akan diadakan di Auditorium Perpustakaan Unila dengan menghadirkan narasumber, Kepala Balai Taman Nasional Waykambas Subakir  dan Direktur Eksekutif YABI Widodo S. Ramono.

Rangkaian Pekan Konservasi Sumber Daya Alam lainnya dimeriahkan dengan lomba videografi konservasi berdurasi satu menit setiap video bisa berupa biokustik, graffity mural dan kabaret yang akan diadakan pada Jumat dan Sabtu (11/5) – (12/5) mendatang. (hen/ynk)




  • Bagikan