Innalillahi, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir


Jenazah Supatemi (45), korban sambaran petir usai dimandikan. FOTO DOKUMENTASI POLSEK RAWAJITU SELATAN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sungguh nahas nasib Supatemi, warga Jl. Manggis, Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang.

Buruh tani berusia 45 tahun tersebut meninggal dunia diduga akibat tersambar petir di areal persawahan yang berada di Kampung Sidang Iso Mukti, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji.





Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Mahbub Junaidi mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi menerangkan, peristiwa tersebut bermula saat korban berangkat dari rumahnya Rabu (12/6) pagi sekira pukul 07.00 WIB.

“Korban berencana mengambil upah menanam padi di sawah milik saksi Kitin (45) warga Kampung Sidang Iso Mukti,” kata Iptu Junaidi kepada radarlampung.co.id, Jumat (14/6).

Dilanjutkannya, sekira pukul 14.00 WIB hujan turun, sehingga korban dan beberapa pekerja lainnya menghentikan kegiatan karena takut tersambang petir.

“Di sini korban ke pinggir sawah untuk bersih-bersih badan, tanpa disangka saat itu muncul kilat yang langsung menyambar korban dan mengakibatkan korban langsung jatuh,” ungkap Kapolsek.

Pekerja lain yang melihat peristiwa tersebut langsung menolong korban dan membawanya pulang ke rumah korban.

Sesampainya di rumah, kerabat korban langsung memanggil petugas medis. Berdasarkan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan petugas medis, didapati luka bakar sambaran kilat pada tubuh korban, tepatnya di bagian kepala sebelah kiri dekat dahi. Kuat duguaan penyebab korban meninggal dunia karena tersambar petir,” tandasnya. (nal/sur)