Insentif Nakes yang Tangani Covid-19 Terserap Rp8,3 Miliar

  • Bagikan
Ilustrasi/foto sumber cermati.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkab Lampung Barat menyiapkan insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 sebesar Rp13,8 miliar tahun ini. Anggaran itu termasuk untuk pembayaran insentif bulan November dan Desember 2020 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., didampingi Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Wasis Supriyadi, ST, M.Ak., mengungkapkan, untuk insentif nakes tahun anggaran 2021 dibebankan dalam APBD.


Pembayaran insentif nakes yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hanya sampai Oktober 2020. Selanjutnya dibebankan kepada pemerintah daerah.

”Total anggaran yang kami siapkan tahun ini untuk insentif nakes sebesar Rp13,8 miliar. Itu termasuk untuk pembayaran insentif nakes bulan November dan Desember. Dua bulan tersebut tidak lagi menjadi kewenanganan Kemenkes dengan total insentif yang harus dibayar sebesar Rp1,9 miliar,” kata Widyatmoko Kurniawan.

Baca Juga:   Pilratin Serentak, 46 Peratin Kembali Maju

Hingga September lalu, lanjut Widyatmoko, total anggaran yang telah terserap untuk pembayaran insentif nakes sebesar Rp8,3 miliar. Jumlah pembayaran paling besar untuk bulan Juli. Saat itu menjadi puncak kasus Covid-19 di Lambar.

”Perlu dipahami juga bahwa ada perbedaan sistem pembayaran untuk insentif nakes pada tahun 2020 dan 2021. Untuk tahun lalu, nakes bisa mendapatkan insentif setelah melakukan penanganan pasien suspeck dan terkonfirmasi. Namun tahun 2021 ini mengalami perubahan. Insentif hanya diberikan untuk nakes yang menangani pasien terkonfirmasi Covid-19,” bebernya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan