Insiden Penembakan Laskar FPI, PA 212 Desak Bentuk Tim Pencari Fakta Independen

  • Bagikan
Konferensi pers usai salat gaib di Masjid Fallahudin, Jalan Tamin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat (TKB) Bandarlampung, Selasa malam (8/12). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Persaudaraan alumni (PA) 212 Lampung meminta pemerintah membentuk tim investigasi yang independen dan hasilnya bisa dibuka selebar-lebarnya.

Ini terkait insiden penembakan yang menewaskan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI), Senin (7/12).


Perwakilan FPI sekaligus Koor￾dinator Forum Suara Masyarakat Lampung Ustad Edi berharap pihak terkait menghentikan berita-berita yang bisa menyesatkan masyarakat.

“Contohnya pernyataan-pernyataan dari Kapolda yang sama-sama kita dengar masih simpang siur. Belum akurat dan diuji secara fakta di lapangan. Maka dari itu kami berharap semuanya bisa di-clearkan,” kata Ustadz Edi dalam konferensi pers usai salat gaib di Masjid Fallahudin, Jalan Tamin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat (TKB) Bandarlampung, Selasa malam (8/12).

Baca Juga:   Tiga Saudara Kandung Itu Tewas Kecelakaan Setelah Menghadiri Pesta Pernikahan

Pembicara lainnya, Ustadz Ulul Azmi mengatakan, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya.

“Kalau sampai hukum ini tidak ditegakkan, maka muaranya negara kita ini kacau balau. Pihak yang ditugaskan menegakkan hukum, berbuat tidak adil. Kami akan turun mengadu ke DPR. Jika DPR tidak bisa mendengar aspirasi, maka kami akan turun ke jalanan,” tukasnya.




  • Bagikan