Intelijen Kejagung Datangi Kejari Bandarlampung, Ada Apa?

  • Bagikan
Koordinator Jaksa Agung Muda Intelijen Leo Simanjuntak berkunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, Rabu (4/9). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Koordinator Jaksa Agung Muda Intelijen Leo Simanjuntak berkunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, Rabu (4/9). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Koordinator Jaksa Agung Muda Intelijen Leo Simanjuntak berkunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung untuk pengawasan Tim Pengawal Penanganan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Rabu (4/9).

“Ya jadi kunjungan ini untuk melakukan supervisi saja mengenai pengawalan TP4D di beberapa kejari yang ada di Lampung,” ujarnya.

Selain itu, Leo -sapaan akrabnya menegaskan bahwa tidak ada tempat untuk para terpidana yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tidak ada tempat yang aman untuk DPO,” katanya saat melakukan kunjungan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung dalam rangka pengawasan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D),” ungkapnya.

Dia melanjutkan selama ini timnya terus bergerak baik dari Kejati, Kejari, hingga Kejagung untuk mencari para terpidana yang telah ditetapkan sebagai DPO salah satunya, Satono.

Baca Juga:   RSUD Dadi Tjokrodipo Bakal Jadi RS Khusus Covid-19

“Yang kita kejar ini adalah manusia. Jadi kita agak sulit untuk identifikasi kemana perginya,” kata dia.

Langkah selama ini pihaknya juga telah menghimbau para terpidana DPO agar bisa menyerahkan diri dan melaksanakan undang-undang atau keputusan pengadilan yang berkekuatan tetap.

“Banyak langkah yang kita lakukan, kita juga ada tim tabur dan melakukan himbauan melalui media-media,” pungkasnya. (ang/sur)




  • Bagikan