Intervensi Pencegahan dan Penurunan Stunting lewat Rembuk Bersama Seluruh Unsur

  • Bagikan
Bupati Pringsewu Sujadi dan Wakil Bupati Fauzi simbolis menyerahkan CSR dari kalangan swasta kepada para ibu, balita, termasuk ibu hamil. FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

Ini dikatakan Bupati Pringsewu Sujadi didampingi Wakilnya Fauzi saat rembuk aksi percepatan penurunan stunting yang digelar Diskes-Bappeda, Kamis (15/4).

Sujadi menyebutkan, dalam pelaksanaannya dilakukan bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor atau lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah kabupaten akan melakukan konfirmasi, sinkronisasi, dan sinergisme hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari OPD penanggung jawab layanan dengan hasil perencanaan partisipatif masyarakat yang dilaksanakan melalui musrenbang kecamatan dan desa dalam upaya penurunan stunting di lokasi fokus,” ungkap Sujadi.

Baca Juga:   Masih Bandel, Puluhan Warga Terjaring Langgar Prokes

Dilanjutkan, Pemkab Pringsewu sangat serius dalam upaya menurunkan angka stunting. Bahkan kabupaten ini menjadi sampel sekaligus lokus prioritas nasional untuk penanganan stunting.

“Kaitan regulasi, kita juga sudah ada peraturan bupati. Jika memungkinkan, dapat ditingkatkan menjadi peraturan daerah,” tegasnya.





  • Bagikan