Investor Tiongkok Lirik Investasi infrastruktur jalan di Lampung

  • Bagikan
ubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima Beberapa calon investor asal Tiongkok di Mahan Agung, Selasa (8/6). Foto Biro Adpim Pemprov Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Investor asal negara Tiongkok tertarik dengan berbagai potensi yang dimiliki Lampung untuk melakukan investasi. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menerima langsung kedatangan calon investor di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Selasa (8/6).

“Jadi hari ini saya menyampaikan potensi Lampung ke calon investor Tiongkok, tidak hanya pariwisata tapi juga mengenai energi listrik, tanaman pangan, unit prosesing, hingga ke infrastruktur jalan,” beber Arinal.

Menurutnya, mengenai calon investor ini lebih tertarik pada infrastruktur jalan. Hal ini sejalan dengan proyeksi provinsi Lampung pada 2022 hingga 2024 untuk membangun infrastruktur jalan yang baik di Lampung.

“Jadi yang menarik mereka ingin mempelajari tentang infrastruktur jalan. Kami juga membutuhkan investor, mereka punya daya dukung dan kemampuan yang unggul. Sehingga secara teknis, apa yang saya ingin bangun infrastruktur di Lampung didalam semua Kabupaten/kota oada 2022 hingga 2024,” bebernya.

Baca Juga:   Ini Penjelasan BPKAD Lampung Soal Pembayaran Gaji ke-13 ASN

Untuk itu berbagai pilihan telah di paparkan. Mulai dari kemampuan pembayaran yang membuat pengembalian dana tidak susah dan bunga tidak menyulitkan Pemprov Lampung kedepanya. “Kami harapkan mereka lakukan secara profesional , kami juga lakukan perhitungan terlebih dahulu. Jika nantinya memang cocok akan langsung kami buat kerjasama,” jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Investor yanh hadir mulai dari Chief Representative for Indonesia, China Construction First Group Corp Ltd (CCFG), Sun Kelin; Executive Manager, PT. Port Engineering CSCEC Indonesia, Fan Peng; dan Chief Representative for Indonesia, China Strait Construction, Lu Xianfeng.

Salah satu perwakilan investor, Wira Halim, Marapi Tujuh Consultants mengatakan Lampung merupakan provinsi potensial. Hal inilah yang menarik investor masuk ke Lampung.

Baca Juga:   Kabar Baik, Bayar Pemutihan Pajak Bermotor Bisa di UPTD Samsat

“Iya jadi ada beberapa kawan menjajaki kemungkinan investasi. Tapi kan artinya sebelum melakukan apapun kan mau sowan dulu, aturan syarat dan rambu-rambu seperti apa. Dan bidang-bidang apa yang akan di jajak,” beber Wira.

Menurutnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga meminta tidak boleh asal investasi. Namun juga harus ada manfaatnya. “Sehingga investor happy, rakyat happy, Pemerintah juga happy. Pariwisata juga, Lampung kan cantik banget. Ini baru 3 grup besar, menyesuaikan aturan,” tambahnya.

Ditambahkan Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana mengatakan untuk perbaikan jalan hingga membuat jalan mantap 100% di Lampung membutuhkan Rp4 triliun. Namun, pihaknya sedang mencatat mana yang akan masuk untuk investasi dan tidak.

Baca Juga:   Polda Lampung Perintahkan Jajaran untuk Percepat Vaksinasi Masyarakat

“Investasikan ada 2, direct investasi atau lewat KPBU. Jadi bisa diantara dua hal itu. Kalau total jalan di Lampung kan ada sekitar 1700 kilometer, jalan yang belum mantap 24%. Sehingga ada sekitar 500 kilometer jalan yang harus diperbaiki, baik itu rusak berat maupun ringan,” tambah Levi. (rma/wdi)



  • Bagikan