Itera akan Amati Komposisi Unsur Kimiawi Matahari

  • Bagikan
PROSES GERHANA MATAHARI: Suasana proses terjadinya gerhana matahari di kawasan Kota Bandarlampung, Kamis (26/12). Lampung merupakan salah satu provinsi yang dapat melihat gerhana matahari hanya dalam bentuk 75 persen. Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Tim UPT Observatorium Itera Lampung (OAIL) Institut Teknologi Sumatera (Itera) akan membuat siklus gerhana matahari cincin dari awal kontak hingga selesai.

Sekretaris UPT OAIL Robiatul Muztaba,S.Si.,M.Si., mengatakan, setelah pengamatan gerhana selesai, pihaknya akan melanjutkan ke arah penelitian untuk mengamati komposisi unsur kimiawi matahari.

“Karena saat fenomena gerhana ini kita memiliki kesempatan untuk mengamati komposisi unsur kimiawi matahari. Karena jika tidak ada penutup mataharinya, kita akan susaj untuk mengamatinya, karena cahayanya terlalu terang,” jelasnya, Kamis (26/12).

Ia menuturkan, pada saat gerhana matahari cincin sebagian, kontak awal, bulan mulai menutupi cahaya matahari terjadi sekitar pukul 10.27 WIB, dan puncaknya pada pukul 12.30. Karena di Lampung hanya terlihat gerhana matahari cincin sebagian hingga 75 persen.

Baca Juga:   Jelang HAN 2021, KPA Bandarlampung Minta Isi Kepedulian Terhadap Anak dan Sesama

“Puncak gerhana matahari cincin sebagian di Lampung ini hanya kebagian fase puncak 75 persen. Kalau daerah yang bisa melihat full itu diantaranya di Sibolga, Kepukauan Riau, dan Riau,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyediakan tujuh teleskop dan 50 kacamata matahari untuk masyarakat yang ingin melihat fenomena langka tersebut.

“Fenomena ini sebenarnya terjadi setiap tahun, tetapi setiap tahun itu juga tidak terjadi di daerah yang sama,” tandasnya. (rur/ang)




  • Bagikan