Jaga Harta, Ribuan Warga Enggan Dievakuasi

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sekitar 1.200 warga Pulau Sebesi masih bertahan dan enggan dievakuasi. Alasannya, menjaga harta benda yang mereka miliki.

Pj. Kepala Desa Pulau Sebesi Sugeng mengatakan, sampai saat ini, warga yang sudah dievakuasi tercatat sekitar 1.600 orang. Mereka berada di pos pengungsian lapangan Tenis Indoor Kalianda. Secara keseluruhan, ada sekitar 2.800 jiwa yang mendiami pulau .


”Sudah dua hari ini proses evakuasi. Selasa (25/12), ada 400 orang. Mereka dibawa melalui Pelabuhan Canti dan BBJ Bakauheni,” kata Sugeng Radarlampung.co.id, Rabu (26/12).

Untuk hari ini, ada 1.200 warga dari Pulau Sebesi dan Sebuku yang diseberangkan menuju pos pengungsian. Mereka dievakuasi melalui Pelabuhan BBJ Bakauheni,” ujrnya.

Baca Juga:   Lambar Waspadai Covid-19 Varian MU

Dilanjutkan, sebagian warga berada di pos pengungsian. Lainnya dijemput kerabat. ”Sekarang masih sisa sekitar 1.200 warga. Informasinya, sekitar 200 orang mau ikut dievakuasi lagi. Tapi lainnya tetap ingin di pulau dengan alasan menjaga harta bendanya,” kata dia.

Lebih lanjut Sugeng mengungkapkan, tsunami yang terjadi pada tiga dusun menyebabkan 150 rumah rusak. “Dusun Regahan Laga dan Sebenong di Pulau Sebesi, serta Dusun Hanitu di Sebuku,” urainya. (pip/ais)

 




  • Bagikan