Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit, PLN Siagakan Personel

  • Bagikan
Para Kartini Milenials PLN. Dok. PLN

RADARLAMPUNG.CO.ID – PT PLN (Persero) bergerak cepat dengan menyiagakan 5.388 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik di rumah sakit rujukan Covid-19 dan industri oksigen yang berada di Banten dan Jawa Barat. Langkah ini diambil PLN sebagai kontribusinya dalam memastikan lancarnya pelayanan kesehatan, dan ketersediaan oksigen medis bagi pasien Covid-19.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, saat ini oksigen betul-betul sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Guna menghindari kelangkaan pasokan gas medis, PLN harus memastikan pasokan listrik yang diperlukan oleh produsen gas dapat terpenuhi. Oleh karena itu, lanjutnya, komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan Samator mutlak diperlukan karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kembali melonjak. Kebutuhan gas untuk medis sangat tinggi sehingga produksi harus selalu kontinu supaya suplai oksigen bisa berjalan dengan lancar.

“Saya secara pribadi maupun atas nama PLN, ingin menyampaikan komitmen, suplai listrik ke PT Aneka Gas Industri akan berjalan dengan baik. Namun sudah barang tentu PLN tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kolaborasi dan komunikasi supaya komitmen kami untuk menyediakan listrik secara andal, berkesinambungan, serta berupaya meminimalkan kedip bisa berjalan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Zulkifli pun memastikan, bahwa PLN akan mengerahkan semua kekuatan dan semua daya agar listrik bagi para pelanggan, termasuk PT Aneka Gas Industri, berjalan dengan baik.

Baca Juga:   Holding Ultra Mikro BRI Segera Terbentuk Beri Manfaat bagi Pelaku Usaha

“Mari kita bersama-sama menangani dan melewati situasi pandemi. Kami tingkatkan keandalan listrik PLN dan bagaimana produksi listrik aneka gas meningkat dari waktu ke waktu. Kami terus berkomitmen untuk dapat mensuplai listrik dengan baik, andal, kulaitas yang memadai,” katanya.

Sementara itu, sebagai salah satu pemain gas industri utama di Indonesia, PT Aneka Gas Industri bagian dari Samator Grup telah dikenal sebagai perusahaan gas industri terkemuka di Indonesia. Saat ini, Samator memproduksi aneka gas, seperti oksigen, nitrogen, argon, fuel gas, LPG, gas alam, dan lainnya.

Direktur Umum dan Pengembangan PT Aneka Gas Industri Tbk Agus Purnomo mengapresiasi dukungan dan kerja sama PLN. Agus mengatakan sejak awal Samator konsentrasi penyaluran kebutuhan rumah sakit. Walaupun demikian, dengan produk yang diproduksi di pabrik Cikande, Cibitung dan Pulogadung, ternyata masih kurang untuk memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit saat ini.

“Dengan produksi maksimal 600 ton per hari masih kurang, karena kebutuhan RS untuk saat ini 800 ton per hari. Padahal kebutuhan untuk industri kami hanya layani industri makanan sebesar 5 persen. Tapi 95 persen ternyata masih belum cukup,” terang Agus.

Sehingga, Agus sangat berharap akan keandalan pasokan listrik dari PLN. Keandalan listrik PLN mendukung produktivitas industri aneka gas.

Baca Juga:   RUPSLB BRI: 96% Suara Setujui Penerbitan 28,67 Miliar Lembar Saham Baru

Ahmad Sururi, GM Teknik dan Industri PT Aneka Gas Industri, berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit. Untuk memastikan produksi lancar, PT Aneka Gas Industri memohon dukungan banyak pihak, terlebih dari PLN.

“Pada prinsipnya seperti itu, tapi mungkin ada beberapa hal yang harus kami komunikasikan dengan vendor sebagai produsen dari mesin itu sendiri. Secara teknis proteksi kita tidak hanya proteksi secara elektrik saja tetapi juga proteksi mekanik dari suatu mesin,” ujarnya.

Untuk diketahui, personel PLN yang disiagakan akan  memastikan keandalan pasokan listrik bagi 142 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat, dan 30 rumah sakit rujukan di Banten. Selain itu, tim PLN juga mendukung produktivitas 9 lokasi pabrik oksigen yang ada di Jabar dan 5 lokasi di Banten.

Terpisah, Asisten Manager Komunikasi PLN UID Lampung Darma Saputra mengungkapkan, untuk di Lampung, PLN UID Lampung telah menyiapkan tim siaga Covid19 UID Lampung yang terdiri dari pegawai dari kantor UID sebanyak 64 Personil, gabungan UP (UP3/UP2D) 63 Personil, dan tenaga alih daya sebanyak 1160 personil.

“Petugas-petugas ini disiagakan tersebar di seluruh unit PLN UID lampung, serta disiagakan untuk pengamanan lokasi penanganan Covid seperti Rumah sakit rujukan covid dan tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi,” tukasnya. (rur/rls/sur)




  • Bagikan