Jaga Keselamatan Hewan, Peternak di Tanggamus Diminta Ikut Asuransi

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus meminta peternak sapi dan kerbau agar mengasuransikan ternaknya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian akibat kematian, kehilangan, penyakit atau lainnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Ari Priyanto mendampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus Catur Agus Dewanto mengatakan, asuransi tersebut khusus untuk hewan betina. Berlaku bagi sapi dan kerbau. Tujuannya membantu peternak dari masalah produksi peternakan.


“Premi atau angsuran asuransinya murah, cuma Rp40 ribu setahun. Karena sebagian preminya ditanggung pemerintah,” kata Ari Priyanto.

Program ini termasuk baru dengan tujuan peternak mendapatkan bantuan atas kerugian yang dialami. Seperti kematian hewan.

Di Tanggamus, saat ini sudah ada 150 ekor yang diikutkan asuransi dari target 198 ekor ternak. Asuransi ini memberi bantuan jika hewan mengalami kematian dengan klaim bantuan Rp10 juta.

Baca Juga:   Hari Kelima Tes SKD, Tercatat 267 Peserta Tidak Hadir

Untuk hewan hilang juga mendapatkan Rp10 juta atau mati karena sakit, kecelakaan dan lainnya Rp5 juta.

“Kemudian hewan berpotensi mati, tapi dagingnya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi, nilai klaim lebih sedikit,” sebut dia.

Memang, nilai klaim tidak sebanding dengan harga ternak baru. “Namun bila dibanding angsuran Rp40 ribu setahun,  nilai klaim sudah sangat besar. Bisa untuk tambahan modal membeli ternak baru,” kata dia.

Lebih lanjut Ari Priyanto mengungkapkan, syarat mengikuti asuransi, peternak harus menjadi anggota kelompok ternak. Satu kelompok ternak berisi 10 peternak. Masing-masing bisa mengikuti asuransi maksimal 10 hewan. (ehl/rnn/ais)




  • Bagikan