Jaga Tersangka Penganiaya Istri, Polisi Tempatkan Dua Personel

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kondisi kejiwaan Hendra (36) tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga menyebabkan istrinya meninggal dunia belum juga normal. Hal ini dipastikan Kapolsek Tuba Tengah, Kompol Zulfikar, SH, kepada radarlampung.co.id, selasa (15/1) melalui pesan WhatsApp. Saat ini, tim medis dari Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa lanjutnya terus melakukan pengobatan dan observasi kejiwaan lantaran hingga kini belum juga normal. Polisi menempatkan dua anggotanya untuk melakukan pengamanan terhadap Hendra.

“Kita harapkan semuanya berjalan lancar, kenapa kami tempatkan anggota yang mengawalnya, agar dia tidak melarikan diri atau berbuat hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Zulfikar.

Hendra dijerat Pasal 44 ayat dua (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Pria ini menusuk istrinya sendiri hingga akhirnya sang istri meninggal dunia di rumah sakit umum daerah Menggala. Awalnya Hendra diduga nekat menusuk sang istri lantaran kesal ditolak berhubungan intim. Namun belakangan Hendra juga diduga mengalami depresi berat. (fei/wdi)


Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung


  • Bagikan