Jaksa KPK: Terbuka Kemungkinan Sosok Baru dalam Kasus Fee Proyek Lamsel

  • Bagikan
Agus BN bersama Anjar Asmara saat menjalani sidang agenda saksi dalam kasus suap fee proyek Lamsel, Kamis (3/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

Agus BN dan Anjar akan Bersaksi di Persidangan Zainudin Hasan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dua terdakwa kasus suap fee proyek Lampung Selatan (Lamsel), Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara, akan bersaksi di persidangan Zainudin Hasan Bupati non aktif Lamsel, Senin (14/1) besok.

“Ya, Senin besok akan kita hadirkan mereka berdua. Hal ini tentunya untuk melengkapi saksi-saksi di perkaranya Zainudin Hasan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Subari Kurniawan kepada radarlampung.co.id, Minggu (13/1) petang.

Subari menambahkan, pihaknya juga telah meminjam dua terdakwa itu kepada majelis hakim. “Menghadirkan dua terdakwa ini untuk membuka fakta baru dalam sidang Zainudin. Dan ini bisa jadi besar kemungkinan Agus BN mendapat fasilitas justice collaborator¬†(JC), lalu nanti setelah itu baru bisa dikaji lagi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Buron APBD Lamtim Wafat, Kejati Lampung Cari Orang yang Sembunyikan Satono

Menurutnya, apabila kedua terdakwa dihadirkan bisa membuka adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara suap fee proyek Lamsel. “Ya, kemungkinan kalau terungkap bisa ada pihak lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Tipikor Mansur membenarkan apabila JPU KPK RI meminta majelis hakim untuk meminjam dua tahanan, yaitu Agus BN dan Anjar Asmara, menjadi saksi di persidangan Zainudin Hasan.

“Benar memang ada peminjaman dua tahanan itu. Suratnya juga sudah dengan kami langsung dari pimpinan KPK RI sendiri meminta ke kami untuk meminjam dua tahanan tersebut,” pungkasnya. (ang/sur)




  • Bagikan