Jalan Provinsi di Pesawaran Jadi “Kolam Pemancingan”

  • Bagikan
Sejumlah warga Desa Pampangan "memancing" di kubangan jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Gedongtataan-Waylima-Kedondong hingga Waykhilau. FOTO DOKUMEN KADES PAMPANGAN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sejumlah warga Desa Pampangan “memancing” di kubangan jalan provinsi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kritik dan harapan agar jalur yang menghubungkan Kecamatan Gedongtataan-Waylima-Kedondong hingga Waykhilau tersebut segera diperbaiki.

Aksi “memancing” yang berlangsung Jumat (12/11) ini sempat diunggah akun tik tok @suntantajir. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Pampangan, Kecamatan Gedongtataan Iwan Marzuli.


“Iya betul (“memancing”). Kejadiannya kemarin. Itu sebagai bentuk kritik dan harapan warga karena jalan yang rusak. Sebab itu merupakan kewenangan provinsi,” kata Iwan Marzuli kepada Radarlampung.co.id. Sabtu (14/11).

Iwan mengungkapkan, genangan disebabkan tersumbatnya aliran air di gorong-gorong yang melintang. Selain ukuran gorong gorong kecil, tidak ada drainase di sisi kanan jalan provinsi tersebut.

Baca Juga:   Tok, UMK 2022 Empat Daerah di Lampung Tak Berubah

“Ada penyumbatan air di gorong-gorong yang melintang dan teramat kecil. Ditambah adanya pipa PDAM dan kabal optik,” ucapnya.

Diakui Iwan, terkait kondisi jalan tersebut, tahun ini pihaknya sudah berkirim surat ke Pemerintah Provinsi Lampung melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung.

Pihaknya berharap, Pemprov Lampung dapat segera memperbaiki jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut.

“Kita sudah berkirim surat ke balai, terkait permohonan perbaikan jalan dan pembangunan drainase. Kita berharap kalau tidak bisa terakomodasi di perubahan, paling tidak tahun depan. Karena jalan ini terakhir diperbaiki sekitar 2016 lalu. Tapi secara umum kita berharap peningkatan jalan dari jalan nasional hingga Way Khilau,” harapnya. (ozi/ais)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan