“Jangan Berpuas Diri, Tetap Banggakan Lamteng!”

  • Bagikan
Ketua PPI Lamteng dr. Hj. Asih Fatwanita, beserta pemkab setempat saat menyambut kedatangan Ridho Hafidzar Armadhani. Foto Ist.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ridho Hafidzar Armadhani –pelajar asal SMA Negeri 1 Kalirejo, Lampung Tengah– menjadi salahsatu dari 68 Paskibraka Nasional yang bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka, pada 17 Agustus 2021. Di Istana Negara.

Pada Sabtu (21/8) kemarin, dilakukan penyambutan terhadap Ridho oleh Ketua Purna Paskibra Indonesia (PPI) Lamteng dr. Hj. Asih Fatwanita, berikut jajaran Pemkab Lamteng yang dihadiri Staf Ahli Bupati, serta Kadispora setempat, di Bandara Radin Inten II.


Asih berpesan agar tidak berpuas diri, dan meminta Ridho, juga Paskibra Lamteng untuk terus membuat bangga keluarga dan Kabupaten Lamteng.

“Ini suatu kebanggaan dari kami. Ini merupakan suatu prestasi pada HUT Ke-76 RI. Sebab putra terbaik Lamteng mendapat kepercayaan di posisi pengerek bendera pusaka. Dan ini pertama kali perwakilan Lampung Tengah mendapatkan kepercayaan ini. Terima kasih kepada bapak bupati Musa Ahmad atas segala support untuk anak-anak paksibraka,  baik tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten. Terima kasih semua pihak, juga pak Gubernur dan DPRD Lampung,” ungkapnya, Minggu (22/8) sore.

Baca Juga:   Dua Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Sementara, Ridho Hafidzar mengungkapkan rasa bangga, puas, dan kelegaannya atas pencapaian ini. Sebab ini merupakan cita-citanya sejak kecil, dan berhasil bertugas dengan lancar.

“Di Nasional, tidak hanya diajarkan tentang PBB. Tapi banyak materi baru dan narasumber berpengalaman. Bertemu dengan rekan dari sabang sampai merauke yang tentunya bisa banyak belajar keberagaman. Adat, budaya, makanan. Pesan untuk generasi seterusnya, jangam cepat puas. Jika kalian punya impian atau cita-cita, berusahalah dengan sungguh-sungguh,” ucapnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. “Pertama saya berterimakasih kepada Tuhan yang maha Esa, karena-Nya saya bisa mencapai posisi ini. Kemudian support tiada henti pembina sekolah, pak Muki. Tim Lamteng, Kak Risa, Kak Bayu, Sapta, Indra. Semua bisa terlewati tahap demi tahap. Terkhusus Bunda Asih, Ketua PPI Lamteng. Beliau juga sangat dominan dalam perjuangan saya mencapai ini,” ungkapnya.

Baca Juga:   Perkara Paman Hamili Keponakan, JPU Tuntut 10 Tahun Penjara

“Terima kasih juga pak Bupati Lamteng Musa Ahmad, Dispora Lamteng, Dispora Provinsi, pak Gubernur juga DPRD Lampung,” tambahnya. (abd/sur)




  • Bagikan