Tuba  

Jelang Ramadan Stok Bahan Pokok Pangan di Tuba Cukup


Suasana Pasar Minggu Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id
Suasana Pasar Minggu Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menjelang bulan suci Ramadan 1443 H stok bahan pokok pangan penting di Tulangbawang terpantau aman. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tulangbawang Erwan Hadi, Rabu (30/3).

Menurut Erwan, ketersediaan stok bahan pokok pangan penting di tingkat pedagang sejauh ini masih cukup hingga memasuki bulan puasa.





Hal tersebut diketahui usai pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian setempat guna melakukan penghitungan ketersediaan kebutuhan rumah tangga terhadap 11 komoditi bahan pokok.

11 komoditi yang dimaksud yakni beras, kacang tanah, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, daging sapi, daging dan telur ayam ras, gula pasir, serta minyak goreng.

Setelah koordinasi, diketahui jika beberapa komoditi pangan dapat dipenuhi oleh produksi Kabupaten Tulangbawang.

Bahkan beberapa komoditi tersebut mengalami surplus. Diantaranya beras surplus ketersediaan 786 ton, kacang tanah 12,56 ton dan daging sapi 23,05 ton.

Meski begitu dari 11 komoditi bahan pokok tersebut, delapan komoditi lain mengalami kekurangan atau defisit.

Seperti diantaranya bawang merah dan bawang putih, cabai merah dan cabai rawit, daging sapi dan daging ayam ras, telur ayam ras, gula dan minyak.

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ketersediaan cadangan di dapat dari Bulog dan pedagang pasar, ” terang Erwan.

Menjelang bulan suci Ramadan, mantan Kabid Pengelolaan Media Informasi Diskominfo Tulangbawang tersebut mengungkapkan jika tujuh komoditi bahan pangan mengalami kenaikan harga.

Tujuh komoditi tersebut yakni kacang tanah kering, gula pasir curah dan kemasan, daging ayam broiler, bawang putih, cabai merah besar, dan telur ayam ras. Rata-rata kenaikan harga berkisar antara Rp500 sampai Rp4.000.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil pantauan di empat pasar tradisional seperti Pasar Putri Agung Menggala, Pasar Unit 2 Banjaragung, Pasar Minggu Gedung Karya Jitu Rawajitu Selatan, dan Pasar Pasiran Jaya Denteteladas. (nal/sur)