Jembatan Jebol, Pengendara Diminta Putar Arah, Ternyata Ada yang Menolak


Sejumlah polisi saat mengatur kendaran di sekitar akses jembatan penghubung Sumsel-Lampung yang terputus di Kabupaten Mesuji. FOTO ARDIAN MUKTI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pasca jebolnya jembatan penghubung Sumsel-Lampung di Desa Agung Batin, Kacamatan Simpang Pematang, Polres Mesuji yang dipimpin langsung Kapolres AKPB Edi Purnomo mengintruksikan pengendara untuk putar balik melalui jalur Jalan Lintas Tengah.

Dari pantauan Radarlampung.co.id di lokasi masih terlihat kendaraan menumpuk sepajang 10 KM jalan Lintas Sumatera Desa Agung Batin, dan sebagian lagi beristirahat di Rumah Makan sepajang Jalintim Sumatera.





“Kami arahkan pengendara putar balik melalui Jalan Lintas Tengah untuk mengurai kemacetan, dan sebagian beristirahat di Rumah Makan,” ujar Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo saat di Exit Tol kepada Radar Lampung, Senin (17/6) pagi menjelang siang.

Disisi lain, Ahmad Sanusi (50) pengendara truk dari arah Jakarta menuju Sumsel memilih untuk menunggu di Rumah Makan.

“Saya memilih untuk menunggu, karena kalau saya lewat jalur Tengah, ongkos saya tidak cukup, saya juga lagi tanya ke bos saya, kalau uang jalan ditambahkan, saya lewat jalan Lintas Tengah,” ungkapnya. (muk/sur)