Jembatan Putus, Warga Harus Jalan Kaki  

  • Bagikan
Jembatan di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang yang putus akibat longsor, Minggu (24/2). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID
Jembatan di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang yang putus akibat longsor, Minggu (24/2). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tidak hanya longsor pada delapan titik di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang. Hujan deras yang turun Minggu malam (24/2), menyebabkan jembatan di kawasan tersebut putus.

Infrastruktur yang digunakan warga RT.03 itu putus setelah dihantam derasnya arus air sungai. Menurut Marwan (55), salah seorang warga Pidada, jembatan itu akses satu-satunya yang bisa dilalui kendaraan.

“Langsung amblas. Selain karena arus yang deras, ini juga disebabkan longsor sehingga jembatan putus,” kata Marwan, Senin (25/2).

Menurut dia, sepeda motor hanya bisa melintas di jalur tersebut. ”Karena jembatan putus, motor saya ya diem aja di rumah. Kalau mau jalan kaki, lewat jalan setapak. Tapi jaraknya jauh,” ujarnya.

Baca Juga:   Konfrontir, Kasus Dugaan Pemukulan Perawat Ditentukan Gelar Perkara

Untuk mencegah adanya korban, ia berinisiatif membuat rangkaian bambu untuk menghalangi jalan tersebut. ”Dibuat  penghalang dari bambu biar menghalangi orang. Kalau-kalau ada yang kepeleset. Sebab tanahnya nggak stabil,” kata dia. (mel/ais)




  • Bagikan