Jenazah Sempat Tertahan, Boleh Dibawa Asal Ditangani Sesuai Protokol Pasien Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemulangan jenazah Agus Dewantoro (55) terhambat. Penyebabnya, keluarga tidak bisa membayar biaya perawatan di Rumah Sakit Graha Husada.

Pengojek yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk, Gang Randu, Kebun Jeruk, Tanjungkarang Timur (TKT), Bandarlampung ini dinyatakan meninggal dunia, Senin (30/11).


Sebelumnya ia lima hari menjalani perawatan di RS Graha Husada karena menderita diabetes.

Menurut adik kandung Agus, Risna Wati (40), sang kakak menjalani perawatan di ruang inap. Bukan ruang isolasi khusus pasien Covid-19.

Setelah Agus meninggal, pihak keluarga hendak membawa jenazahnya pulang. Namun ditahan oleh pihak rumah sakit.

Alasannya, Agus harus dimakamkan dengan standar penanganan pasien Covid-19.

Baca Juga:   Saply Bangkitkan Ekonomi dari Sektor UMKM

Sementara ia belum dipastikan terkonfirmasi positif. Sebab hasil Swab belum keluar. Karena itu, pihak keluarga menolaknya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan