Jerit Pilu Wanita Tuna Netra: Mohon Beri Kami Hak dan Perlindungan yang Sama!


RADARLAMPUNG.CO.ID – Radar Lampung group sukses menggelar kegiatan berbagi berkah bersama tuna netra, Kamis (28/4) pagi.

Di penghujung akhir acara kegiatan tersebut, salah satu perwakilan tuna netra Lampung menyampaikan harapan dan impiannya beserta kawan-kawan seperjuangannya.





“Rata-rata kami (tunanetra, red.) berkerja sebagai pemijat, tapi kalah dengan saingan-saingan kami,” katanya di hadapan seluruh donatur berbagi berkah.

Wanita itu mengaku, dirinya dan penyandang tuna netra lainnya merasa tidak ada perlindungan dan hak bagi mereka ketika mencari nafkah.

“Mengenai itu kami mohon kesempatan dan hak itu,” pintanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sejauh ini para penyandang tuna netra selalu berupaya mencari nafkah di berbagai bidang –tidak hanya menjadi pemijat saja.

Baca Juga:   Eva Silaturahmi ke Tjahjo Kumolo

“Kami ada yang turun sebagai penjual kerupuk pun sama, saingan-saingan kami luar biasa. Dan terakhir kami turun sebagai pengamen pun sama. Saingan kami luar biasa!,” jeritnya.

Melalui kegiatan Radar Lampung tersebut, dirinya berharap bisa membawa harapan dan impian para penyandang tuna netra. Untuk lebih didengar dan diperhatikan kedepannya.

“Bapak ibu boleh lihat betapa banyak saingan-saingan kami. Juga di lapak-lapak kami yang mendapat izin di pertamina. Saingan kami pun luar biasa. Kami mohon hak perlindungan dan kesempatan bagi kami,” pungkasnya. (mg1/sur)