Jika Terpilih, Ini Janji Paslon Dalam Bidang Pendidikan

  • Bagikan
Pasangan calon bupati dan wakil bupati memberikan keterangan dalam debat publik kedua di Graha Adora yang digelar KPU Pesawaran, Rabu malam (25/11). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebagai upaya mencerdaskan masyarakat Pesawaran, jika diamanahkan menjadi bupati dan wakil bupati, pasangan calon nomor urut 1 M. Nasir-Naldi Rinara akan menggratiskan biaya pendidikan untuk semua jenjang. Kemudian meningkatkan infrasturktur serta sarana prasarana di sektor pendidikan

“Kalau terpilih, kami akan memberikan sekolah gratis untuk semua jenjang. Termasuk memberikan pakaian, buku dan perlengkapan belajar, sehingga mutu pendidikan di Pesawaran terjamin. Kemudian meningkatkan infrastruktur serta sarana prasarana pendukung. Kami juga akan perjuangkan hadirnya universitas Pesawaran,” kata Naldi Rinara dalam debat publik di Graha Adora, Rabu malam (25/11).

Ditambahkan M. Nasir, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan IPM yakni mendorong peningkatan mutu pendidikan. Tidak hanya negeri, tetapi juga swasta, pondok pesantren maupun TPA.

Baca Juga:   Lebaran Kedua, 590 Unit Kendaraan Diputar Balik

“Sinergitas pendidikan akan kita¬† dorong. Bukan hanya pendidikan negeri. Tapi juga ponpes dan TPA dalam meningkatkan SDM yang berakhlak serta bermoral,” kata Nasir

Upaya lain, memberikan anggaran yang cukup serta fasilitas yang diperlukan di dunia pendidikan. Lalu memberikan kesempatan kepada sekolah swasta.

“Jangan sampai sekolah swasta menjadi mati,” tegasnya.

Sementara, calon Bupati Pesawaran nomor urut 2 Dendi Ramadhona mengatakan, jika terpilih kembali, ke depan untuk kuota dan nominal program bantuan bina murid bagi siswa berprestasi dan kurang mampu akan semakin ditingkatkan.

“Dari 2016, indek angka lama sekolah meningkat. Kita harus menstimulus melalui porgram bina murid bagi siswa berprestasi dan tidak mampu. Jika kami terpilih, program bina murid tersebut akan kami tingkatkan. Mulai dari kuota dan nominalnya. Termasuk peningkatkan kapasitas tenaga pendidiknya,” jelasnya.

Baca Juga:   Keliling Malam Takbiran, Bunda Eva Temukan Kerumunan dan Warung Buka Melebihi Jam Operasional

Menurut Dendi, mencerdaskan masyarakat tidak bisa hanya dipandang satu sektor saja. Tapi juga dari bidang kesehatan, ketentraman dan pemberdayaan masyarakat desa. Sehingga akan keluar inovasi di dunia pendidikan.

“Digitalisasi menjadi kunci penting, dan kita akan buat regulasi. Mulai dari tingkat pemerintahan yang kecil dan kabupaten, harus melek IT melalui sistem pendidikan terintegrasi,” pungkasnya. (ozi/ais)





  • Bagikan