Jual Paket Gala Dinner, Dongkrak Okupansi Hotel

  • Bagikan
General Manager Horison Hotel Leo Ramadhanus menyerahkan cinderamata ke General Manager Radar Lampung Liris Vawina di Graha Pena Radar Lampung Selasa (28/5). Foto Ruri/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Momen tahun baru biasanya dimanfaatkan sejumlah hotel untuk meningkatkan penjualan serta mendongkrak okupansi, melalui beragram program hingga paket akhir tahun.

Meski sempat lesu di akhir tahun 2018, lantaran adanya isu tsunami, namun diakhir tahun 2019, kondisi perhotelan diyakini mulai membaik.

Di periode bulan Desember sendiri, peningkatan okupansi hotel diakui meningkat berkat penjualan paket gala dinner yang biasanya dikaitkan dengan pemesanan kamar.

Hal tersebut diungkapkan General Manager (GM) Horison Lampung, Leo Ramadhanus kepada Radar Lampung, Senin (30/12). “Kalau untuk kamar kita sudah full, sejak periode natal dan memang kali ini lebih banyak tamu dari luar Lampung, yakni Jakarta dan Palembang yang mendominasi,” kata Leo.

Baca Juga:   Aplikasi PLN Mobile, Semakin Nyaman, Seluruh Layanan PLN Hanya Dari Genggaman

Leo juga mengakui, ke-150 kamar yang disediakan untuk paket malam tahun baru tersebut telah habis terpesan. “Paket gala dinner itu sudah include dengan gala dinner, makanya di gala dinner malam tahun baru rata-rata itu diikuti tamu yang menginap disini,” katanya.

Dia mengatakan, dibanding tahun sebelumnya, tahun ini bidang pariwisata dan perhotelan sudah cukup terbantu dengan adanya kemudahan akses jalan Tol. Sehingga akses pengunjung yang datang dari luar Lampung semakin lebih mudah.

“Karena kalau dipresentasikan tamu dari Palembang itu hampir 40 persen, Jakarta 30 persen dan sisanya dari Lampung,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Asst Sales & Communication Manager Novotel Hotel Lampung, Ratu Iin Nopita Respa yang mengaku bahwa ke-220 kamar yang tersedia telah terpesan habis sebelum periode Natal 2019.

Baca Juga:   Catat, Ini Penjelasan Divre IV Tanka Soal Kartu Vaksin dan Syarat Naik Kereta

“Kita enggak prediksi sebelumnya kalau bakal habis. Bahkan untuk meeting room saja, sebelum periode cuti bersama masih sempat terpakai,” katanya.

Dia juga mengatakan, selama periode 2019, peningkatan okupansi hotel meningkat hingga 30 persen di bulan Desember 2019. Sama halnya dengan Horison, menurutnya tamu yang masuk ke Lampung rata-rata berasal dari Jakarta, Bandung dan Palembang.

“Dibandingkan tahun lalu itu, di Desember memang lebih lambat karena ada isu tsunami dan lain-lain. Jadi memang di tahun ini sudah lebih baik. Kalau tamu rata-rata dari Palembang, Jakarta dan Bandung. Palembang itu sekitar 60 persenan,” pungkasnya. (ega/ang)




  • Bagikan