“Juang” Karya Sineas Mahasiswa Komunikasi UBL Lolos ke Babak Final FFMI 2019


Potongan adegan film "Juang" karya Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBL dalam kompetisi Festival Film Mahasiswa (FFMI) 2019. FOTO HUMAS UBL FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RANDARLAMPUNG.CO.ID – Sineas muda Lampung yang terdiri dari mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bandar Lampung (UBL) berhasil meloloskan karya film semi dokumenter, berjudul “Juang” ke babak final ajang Festival Fim Mahasiswa Indonesia (FFMI) 2019.

Ajang tersebut diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi,dan Pendidikan Tinggi di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung.





Film “Juang” mengangkat kisah mahasiswa beasiswa UBL yang memiliki keterbatasan fisik. Film ini bertujuan untuk memberikan contoh pada mahasiswa yang lain supaya tetap semangat menempuh pendidikan.

“Film ini diangkat dari kisah hidup mahasiswa UBL yang memiliki keterbatasan fisik namun tidak pernah kehilangan semangat dan harapan untuk terus belajar, berjuang untuk menyelesaikan pendidikan tingginya,” ungkap Ok’Yori Prawi Egasi selaku Director of Photography (DOP) film “Juang”, Minggu (7/7).

Yori menambahkan, pembuatan film ini juga perlu perjuangan yang cukup keras, karena dibatasi waktu l, mulai dari pembuatan skrip, take video, hingga proses editing.

“Tim kami harus menyiapkan waktu di sela-sela kesibukan kuliah untuk membuat film ini, tapi kami sangat bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Kami juga tetap optimis dan berharap bisa membawa nama UBL menjadi juara, dan kami juga berterimakasih kepada pihak kampus UBL dan semua teman-teman di prodi Ilmu Komunikasi yang terus memberikan dukungannya selama ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, FFMI merupakan ajang bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menunjukan kemampuan terbaiknya di bidang sinematografi.

Sementara, film “Juang” sendiri telah berhasil melewati beberapa tahap kualifikasi, yaitu tahap pendaftaran, kemudian seleksi kurasi tahap I berupa seleksi kelengkapan administrasi dan kelayakan film dan berhasil meloloskan 60 film dari ratusan film yang dibuat mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia.

Di mana, 60 film yang lolos ini mengikuti tahap screening, yaitu pemutaran film pada 24 Juni lalu. Kemudian berhasil masuk 20 besar pada kurasi tahap II melalui penilaian tiga juri nasional dan berhak menuju babak final. Di mana tim sineas UBL akan melakukan presentasi film di hadapan juri pada 19 Juli mendatang. (rls/rur/sur)