“Jung Sarat Dianggap Mahal…”

  • Bagikan

radarlampung.co.id-Event Lampung Fair dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya. Termasuk oleh Rohaylawati (68). Pengrajin tapis ini membuka stand di sektor UMKM binaan Bank Indonesia.

Diakui Rohaylawati, peminat tapis lebih memilih tapis yang tidak berat. Karenanya lanjut dia, tapis jenis jung sarat yang beratnya hingga 5 kilogram belum berhasil terjual.

Tapis jung sarat sendiri dibanderol Rp2,5 juta. Harga mahal itu diakui Rohaylawati sepadan dengan tingkat kesulitan membuat tapis jung sarat.

“Sejak diadakannya acara Lampung Fair belum satupun berhasil menjual tapis jung sarat, karena dianggap terlalu mahal, apalagi anak – anak sekarang lebih suka tapis yang massanya ringan. Sedang tapis jung sarat sendiri beratnya 5kg,” katanya. (cw1/wdi)


Baca Juga:   Pendaftaran CASN dan PPPK Pemprov Lampung, Tujuh Formasi Kosong


  • Bagikan