Kabidhumas Polda Lampung Pimpin Operasi Prokes di Lamsel, Sasar Pasar Hingga Hotel

  • Bagikan
Kombes Zahwani Pandra Arsyad memimpin operasi yustisi penegakan prokes di Lamsel, Minggu (31/1). Salah satunya menyasar pasar dan tempat wisata. Foto dok bidhumas Polda Lampung for radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID- Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad selaku Pamatwil melakukan monitoring ke wilayah hukum Polres Lampung Selatan (Lamsel), Minggu (31/1). Dirinya didampingi Wakapolres Lamsel dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres.

Zahwani Pandra Arsyad juga memimpin operasi yustisi penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) penanggulangan Covid-19. Dengan sasaran lokasi pertama di Pasar Inpres dan Terminal Pasar Kalianda.


Operasi yustisi melibatkan aparat gabungan yang terdiri dari Sat Sabhara Polres Lamsel sebanyak 15 personil, anggota TNI berjumlah 6 personil dan Sat Pol PP Lamsel dengan 10 personil. Giat operasi yustisi berakhir pada pukul 15.30 WIB.

“Dalam giat operasi yustisi ini, kami lebih mengedepankan langkah-langkah humanis melalui himbauan ke pada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna menanggulangi penyebaran Covid-19,” sebut Pandra, sapaan akrabnya.

Giat operasi yustisi berhasil menjaring 135 orang pelanggar protokol kesehatan. Aparat tetap memberlakukan sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan. Tercatat, sebanyak 125 orang diberi sanksi lisan dan sanksi sikap penghormatan kepada 10 orang pelanggar. Petugas juga membagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Baca Juga:   Ini Kendala Testing Covid-19 di Lambar

“Maksud dan tujuan pemberian sanksi teguran lisan maupun sanksi lainnya kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, agar supaya memberi efek jera sehingga masyarakat sadar kemudian disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tegas peraih Abang None Jakarta tahun 1991 itu.

Operasi yustisi juga menyasar sektor usaha pariwisata. Diantaranya ke Grand Elty Krakatoa Resort di Jalan Lintas Sumatera No. 45, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda.

“Kami berharap, para pelaku usaha mematuhi protokol kesehatan dengan menyediakan tempat mencuci tangan, hand sanitizer, masker dan seting tempat duduk berjarak,” himbau alumni ilmu reserse dan intelijen FBI di Amerika Serikat itu.

Kepada petugas, pihak Grand Elty juga menuturkan dampak pandemi yang tengah dihadapi. Menurut FO Manager Melty, sebelum pandemi, okupansi hotel bisa mencapai diatas 50%. Namun, semenjak pandemi Covid-19 maksimal okupansi hanya pada kisaran 40%.

Baca Juga:   Polda Kirim Sempel Limbah Hitam ke Jakarta

Beruntung, dari 106 karyawan Grand Elty Krakatoa Resort sampai dengan hari ini tidak ada yang terjangkit Covid-19. Meskipun, Kabupaten Lampung Selatan sempat keluar masuk sebagai zona merah.

Pada kesempatan yang sama, dengan menggunakan pengeras suara, Pandra bersama petugas lapangan menyempatkan memberi himbauan langsung kepada para siswa Pramuka yang berasal dari Kabupaten Lampung Tengah, yang secara kebetulan sedang melangsungkan kegiatan di tempat yang sama.

“Adik-adik Pramuka sebagai generasi penerus bangsa juga harus bisa membantu menyampaikan himbauan dengan santun dan hormat kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” harapnya. (rls/wdi)




  • Bagikan