Kabur Dari TKP Karena Takut Diamuk Massa

  • Bagikan
RA (24), sopir dumptruck yang menjadi tersangka dalam kasus tabrak lari di jalan lintas Barat (Jalinbar) Km 36-37, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Rabu (29/9) lalu. FOTO DOKUMEN SATLANTAS POLRES PRINGSEWU

RADARLAMPUNG.CO.ID – Takut diamuk massa menjadi alasan RA (24), tidak menghentikan kendaraannya usai bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat yang di kendarai Gregorius Irfan (20).

RA, yang tinggal di Kecamatan Natar, Lampung Selatan mengatakan, awalnya ia membawa dumptruck bermuatan batu dari Tanggamus menuju Bandarlampung. Ia mengaku kendaraan melaju sekitar 60 kilometer per jam.


“Pengakuannya RA, tidak berhenti dan menolong korban setelah kecelakaan karena takut diamuk massa. Selain itu, istrinya juga sedang hamil besar,” kata Kasatlantas Polres Pringsewu Iptu Ridho Grisyan melalui Kanit Lakalantas Aipda Dani Waldi.

Selain mengamankan RA, polisi juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi, satu unit dumptruck BE 8993 UX, STNK dan SIM. (sag/ais)

Baca Juga:   Tanam Ribuan Pohon di Bendungan Way Sekampung




Baca Selengkapnya...





  • Bagikan