Kadin Siap Bangkitkan Kembali Gairah Industri

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dalam rangka membangkitkan kembali gairah industri, khususnya bidang pariwisata di Lampung. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) provinsi Lampung akan menggelar deklarasi bersama pengusaha Lampung, di Pulau Pahawang dan Tanjung Putus, Sabtu (6/6).

Wakil Ketua Kadin provinsi Lampung, Yuria Putra Tubarad mengatakan, deklarasi atau pernyataan ini akan disampaikan kepada seluruh pengusaha Lampung dan Indonesia, agar mereka dapat segera kembali bergerak menjalankan usahanya masing-masing.


“Karena kita menganggap covid-19 ini sebagai sebuah musibah yang berlarut-larut. Sebelumnya pemerintah melarang masyarakat untuk keluar. Nah sekarang pemerintah sudah berikan aturan bahwa masyarakat bisa mulai keluar tapi dengan tetap menjalankan protokol keselamatan yang ditentukan pemerintah,“ katanya.

Dia menambahkan, harapannya para pengusaha dapat mulai memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kembali bangkit dan menghidupkan usahanya. “Karena kalau tidak jalan sekarang mau kapan lagi. Kalau kita mau tunggu covid-19 ini selesai, kita ngga tau sampai kapan ini akan selesai,“ tambahnya.

Baca Juga:   Apindo Lampung : Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP) Daring itu Penting !

Karenanya, tambah dia, Kadin Provinsi Lampung berinisiatif mengajak para pengusaha Lampung untuk melakukan deklarasi agar di era new normal ini, mereka dapat bersama-sama membangun spirit baru dengan insipirasi dan harapan baru.

“Kita mulai dari pariwisata karena kita nilai pariwisata ini yang terdampak paling besar. Kalau pariwisata sudah jalan maka banyak juga sektor yang bisa ikut jalan di dalamnya. Maka kita pilih besok deklarasi di pulau Pahawang, dan Tanjung Putus,“ tandasnya.

Sementara itu, Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Lampung, Adi Susanto menambahkan, selain melakukan deklarasi, dalam kesempatan itu pihaknya juga akan memberikan edukasi pada masyarakat dan pelaku pariwisata tentang cara menjalankan protokol kesehatan yang baik dan benar.

Baca Juga:   Aksi Korporasi Rights Issue BRI Untuk Hadirkan Ekosistem Ultra Mikro Terbesar di Indonesia

“Kemudian juga membagikan masker di sana. Jadi ada standar protokol yang akan kita jalankan, misalnya dengan melakukan penyemprotan disinfektan, kemudian melakukan physical distancing dimana yang kapal tadinya bisa diisi 30 orang, sekarang hanya boleh diisi 15 orang. Jadi ngga boleh padet-padet,“ katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya ingin menanamkan pemahaman bahwa masyarakat dapat mulai kembali berwisata dengan tentang menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Selama ini masyarakat disana memang belum menerima wisatawan selain memang belum asa yang bersitawan, mereka juga masih takut. Tapi dengan hadirnya kita mengedukasikan standar kesehatan yang bagus, mudah-mudahan mereka bisa jualan paket lagi,“ pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan