Kadisdikbud Siap Jadi Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim Piatu Karena Covid-19

  • Bagikan
ILUSTRASI ENGINEERING.TAMU.EDU

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran Pauzan Suaidi menegaskan siap menjadi orang tua asuh bagi anak yatim piatu karena orang tua mereka meninggal dunia akibat Covid-19. Ini dilakukan melalui program bina murid.

“Bisa saja kita masukan dalam program bina murid. Namun kita akan koordinasikan dulu dengan dinas terkait mengenai data anak-anak yang masih sekolah dan yang menjadi kewenangan kita untuk bantuan tersebut,” kata Pauzan Suaidi, Rabu (8/9).


Menurut Pauzan, anak-anak yang menjadi yatim maupun piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19 akan diverifikasi lebih lanjut. Sebab hanya siswa SD dan SMP yang menjadi kewenangan Disdikbud Pesawaran.

“Untuk program bina murid, sejak awal tahun sudah diverifikasi. Tapi kalau masih ada slotnya, kita akan akomodasi mereka. Karena ada beberapa katagori penerima bantuan bina murid. Siswa berprestasi dan tidak mampu,” ucapnya.

Baca Juga:   Bupati Sujadi Ingatkan Prioritas Keselamatan Guru dan Siswa

Diketahui, sebanyak 65 anak di Pesawaran kehilangan orang tua yang meninggal akibat Covid-19. Hal ini berdasar data Dinas Sosial setempat.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehab Sosial Karmansyah mewakili Plt. Kepala Dissos Pesawaran M. Iqbal mengatakan, sejauh ini belum ada anak yang kehilangan kedua orang tuanya sekaligus.

“Belum ada anak yang menjadi yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Namun data terus bergerak,” kata Karmansyah, Senin (6/9). (ozi/ais)




  • Bagikan