Kadiskes Lampung Gandeng FKUB pada Kick Off Booster Vaksinasi Covid-19 Bagi Tokoh Agama


FOTO - FOTO FKUB Lampung : FOTO 1 1) Foto bersama Kadiskes dengan Perwakilan MUI, PHDI, PGI, Keuskupan Walubi dan FKUB, Senin 24 Januari 2022
Foto bersama Kadiskes dengan Perwakilan MUI, PHDI, PGI, Keuskupan Walubi dan FKUB, Senin 24 Januari 2022

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Dr.dr.Reihana, M.Kes menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada Kick Off Booster Vaksinasi Covid-19 Bagi Tokoh Agama, di Auditorium Dinkes Provinsi Lampung, Jl dr. Susilo Telukbetung, Senin (24/1).

Usai mengikuti Kick Off Booster Vaksinasi Covid-19, Ketua FKUB Lampung Dr.M.Bahrudin menghimbau kepada para pemuka agama agar peduli dan proaktif mengikuti booster vaksinasi covid-19. Sebab, para pemuka agama termasuk pelayan publik yang tidak pernah libur untuk melayani umat dan jemaatnya.





“Kalau pemuka agama, umat dan masyarakat sehat, insya Allah Indonesia kuat. Karena booster vaksinasi ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan diri setelah 6 bulan mendapatkan vaksinasi primer tahap 1 dan 2,” Ungkap Bahrudin.

Baca Juga:   Persoalan TGR RSUDAM Jadi Atensi Khusus
FOTO - FOTO FKUB Lampung : FOTO 1 1) Foto bersama Kadiskes dengan Perwakilan MUI, PHDI, PGI, Keuskupan Walubi dan FKUB, Senin 24 Januari 2022 FOTO 2 : 2) Perwakilan Tenaga Kesehatan Dinkes Lampung menyuntikkan Booster Vaksin Covid-19 kepada Ketua FKUB Lampung,Dr.M.Bahrudin
Perwakilan Tenaga Kesehatan Dinkes Lampung menyuntikkan Booster Vaksin Covid-19 kepada Ketua FKUB Lampung, Dr.M.Bahrudin

Oleh sebab itu, Bahrudin menghimbau kepada seluruh umat beragama, untuk tidak ragu mengikuti booster vaksinasi covid-19, tentu dengan memperhatikan arahan dan ketentuan Pemerintah.

Ditempat yang sama, Kadiskes Lampung, Dr. dr. Reihana sangat mengharapkan partisipasi aktif para pemuka agama pada program booster vaksinasi covid-19.

“Karena apa yang disampaikan tokoh agama dengan menggunakan bahasa agama, pasti akan didengar dan dipatuhi oleh umatnya,” tutupnya. (gie/rls/yud)