KAI Perpanjang Pembatalan KA Limex Sriwijaya Sampai Akhir September

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO DOKUMEN RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali memperpanjang pembatalan operasional perjalanan KA penumpang Limex Sriwijaya. Mulai 1 September 2021 hingga 30 September 2021 mendatang.

Manager Humas PT KAI Divre IV Jaka Jarkasih mengatakan, pembatalan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 41/2020 tanggal 08 Juni 2020 tentang perubahan atas Permenhub No. 18/2020 tentang pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, serta surat edaran DJKA No. 14/2020 tanggal 08 Juni 2020 tentang pedoman dan petunjuk teknis pengendalian transportasi perkeretaapian dalam masa adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), surat edaran Kasatgas Nomor 17/ 2021 tanggal 11 Agustus 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.


Selanjutnya, surat edaran Menteri Perhubungan nomor SE 64 tahun 2021 tanggal 11 agustus 2021 tentang perubahan atas surat edaran Menteri Perhubungan nomor SE 64 tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi darat pada masa pandemi COVID-19 dan PPK No. 8 tahun 2021.

Baca Juga:   Ketua PMI Lampung Apresiasi Banyaknya Pendonor Darah Milenial di Tubaba

Sehubungan dengan hal tersebut, PT KAI Divre IV Tanjungkarang mengusulkan perpanjangan pembatalan perjalanan KA Sriwijaya (S2 dan S1) relasi TNK-KPT (PP) dari 1-30 September 2021, ini semua bertujuan untuk memutus rantai penyebaran dan pencegahan virus Corona.

“Hal ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona. Jangan sampai angkutan kereta api menjadi penyumbang kluster baru pada penyebaran virus Corona,” kata Jaka, Minggu (29/8).

Jaka menambahkan, perpanjangan pembatalan perjalanan Limex Sriwijaya di wilayah Divre IV Tanjungkarang ini diputuskan setelah evaluasi dan mengikuti perkembangan penyebaran Covid-19 di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan. Selama Agustus 2021.

Jaka juga mengucapkan permohonan maaf kepada para pengguna kereta api di Lampung. “Kami memohon maaf kepada para pengguna kereta api di Lampung yang perjalanan terganggu. Terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utamanya,” jelasnya. (rls/sur)




  • Bagikan