Kain Tapis hingga Miniatur Kapal Perang hasil Karya Napi di Pamerkan

  • Bagikan
Sejumlah narapidana saat melakukan pembuatan kerajinan miniatur kapal pada pameran produk unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Lampung di Lampung Walk, Wayhalim, Bandarlampung, Kamis (4/11). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Ratusan karya produk unggulan para narapidana dipamerkan pada pameran produk unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Lampung.

Pameran yang mengangkat tema ‘Kreativitas Tanpa Batas Untuk Pemasyarakatan Pasti Maju’ di gelar di Lampung Walk, Kamis (4/11). Kegiatan tersebut memamerkan hasil karya dari pada warga binaan ini mencuri perhatian dari masyarakat.


Seperti yang diungkapkan Indah (27) warga Way Halim ini, ia mengatakan bahwa karya yang dibuat oleh para narapidana ini sangat kreatif.

“Enggak nyangka produk kain Tapis ini buatan napi Keren karyanya, harapannya semoga masyarakat tidak selalu memandang ngeri para napi. Ternyata mereka pun bisa menghasilkan karya yang indah dan luar biasa,” katanya.

Baca Juga:   Setelah Flyover Pahoman Dimural, Berikutnya Flyover Pasar Tugu

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Farid Junaidi menyampaikan, kegiatan pameran ini diikuti oleh seluruh Lapas, Rutan, bapas dan rupbasan di Provinsi Lampung, yang memamerkan hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan Klien pemasyarakatan pada masing-masing lapas atau rutan sekaligus memasarkannya keunggulan produk pameran tersebut.

“Ada sebanyak 19 stan, 16 bapas dan rutan 3 a, lainya itu kita gabung satu bapas dan rutan. Dan ada juga dari imigrasi. Produk-produk yang dihasilkan oleh para WBP ini sangat memukau, berada di dalam Lapas tidak mematahkan kreativitas para warga binaan,” kata Farid.

Disinggung terkait penghasilan dari pameran karya para WBP ini, Farid menjelaskan bahwa hasilnya kembali untuk warga binaan, selain itu selanjutnya akan masuk juga ke dalam kas negara.

Baca Juga:   Setelah Flyover Pahoman Dimural, Berikutnya Flyover Pasar Tugu

“Pendapatannya sebagian hasil untuk kas negara, ada juga untuk modal kembali, dan ada sebagian untuk warga binaan sendiri. Warga binaan yang sudah bekerja dan warga binaan untuk dia menabung, yang nantinya saat mereka sudah bebas bisa digunakan hasil tabungan mereka,” pungkasnya. (gar/ang)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan