Kakek 65 Tahun, Cabuli Anak di Bawah Umur

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Diiming-imingi uang, bocah berusia 6 tahun di Bandarlampung menjadi korban pencabulan oleh seorang kakek berinisial HD (65), warga kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung.

HD diamankan petugas dikediamannya pada Senin (3/1), sekitar pukul 17:00 wib. Perbuatan bejat HD baru diketahui warga usai sang korban mengadu kepada orangtuanya.



Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Telukbetung Selatan (Tbs), Kompol Hari Budianto saat ditemui di Mapolsekta Telukbetung Selatan, pada Selasa (4/1).

“Korban menangis kepada orangtuanya, kemudian ditanyai. Saat itu lah korban mengakui apa yang dilakukan pelaku padanya,” katanya.

Meski begitu, Hari mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam serta mengumpulkan bukti-bukti valid untuk mengungkap kejahatan pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksi bejatnya pada korban.

“Kalau pengakuan dari pelaku baru satu kali. Tapi kita masih terus melakukan penyelidikan terkait itu,” tambahnya.

Disinggung soal modus, Hari mengatakan, pelaku yang sebelumnya memang sudah mengenal korban telah mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang.

Meski begitu, pihaknya juga masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif pelaku.

”Pelaku dan korban saling mengenal, pelaku mengiming-imingi korban sesuatu sehingga membuat korban akhirnya mau menurut,” ujarnya.

Sementara itu kepada petugas, pelaku mengaku melakukan aksinya dengan sadar. ”Kejadiannya sekitar jam 10 pagi,” katanya.

Dia menjelaskan, saat itu korban sedang berdiri di depan rumahnya. Melihat itu, pelaku kemudian memanggil korban untuk masuk ke dalam rumahnya.

Saat korban datang, pelaku langsung memeluk korban dan membaringkannya. “Saya panggil dia (korban, red). Lalu waktu dia datang langsung saya peluk dan saya baringkan,” ujarnya.

Pelaku juga mengatakan, korban sempat terlihat takut. Untuk menenangkan korban, pelaku kemudian mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang. “Tapi saya menyesal sudah melakukan itu,” sesalnya. (Ega/yud)






  • Bagikan