”Kalau Hujan Nggak Ada Yang Tidur, Semua Waspada”

  • Bagikan
Kediaman warga di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang, yang dihantam longsor Minggu malam (24/2). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID  
Kediaman warga di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang, yang dihantam longsor Minggu malam (24/2). FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID  

radarlampung.co.id – Longsor menghantam dua rumah di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Panjang, Minggu malam (24/2). Rumah tersebut dihuni keluarga Abdul Hamid (50) dan Juminah (70).

Abdul Hamid mengatakan, awalnya hujan deras turun sejak pukul 21.00 WIB. ”Pertama, saya dengar kayak gemuruh gitu dari atas bukit. Trus, tembok dapur dan kamar mandi rubuh. Dua kamar di rumah mertua saya juga kena,” kata Abdul Hamid, Senin (25/2).

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, material longsor masih berada di rumah yang berada di bukit dan dikelilingi pepohonan itu. Tanah bercampur batu dan kyu juga masih berada di kamar yang terkena longsor.

”Untung saja kita sempat menyelamatkan diri. Sebab saya sempat lihat dari samping (rumah). Tanah langsung jatuh gitu aja dari atas bukit. Nggak ada yang tidur. Semua waspada kalau hujan,” ucapnya.

Baca Juga:   Rekor Baru, Unila Sembelih 29 Ekor Hewan Kurban

Lelaki ini menuturkan, kerugiaan akibat peristiw aitu diperkirakan mencapai pulihan juta. ”Ikhlas aja. Tadi pak lurah dan yang lainnya sudah datang. Namanya musibah, siapa yang mau,” sebut dia. (mel/ais)

 




  • Bagikan